Warga mengeluhkan bau busuk dari tumpukan sampah sekitar 18 ton di area Pasar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Sampah tersebut tidak diangkut gegara armada pengangkut sampah kesulitan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) karena jalan becek.
Pantauan infocom, Senin (5/1/2026), sampah menumpuk di area pelataran depan kompleks Pasar Marasa di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo. Sebagian besar sampah berada dalam kantong plastik berbagai ukuran dan karung.
Bahkan air lindi dari tumpukan sampah itu meluber ke area lapak pedagang. Selain itu, tumpukan sampah itu juga mengeluarkan bau tidak sedap, berulat dan mengundang banyak lalat di lokasi.
“(Jumlahnya) Kira-kira enam kontainer, sekitar 18 ton,” kata Camat Wonomulyo, Samiaji kepada wartawan di lokasi.
Samiaji mengatakan keterlambatan pengangkutan sampah karena akses jalan menuju TPA sulit dijangkau kendaraan pengangkut sampah. Penyebabnya hujan yang terus mengguyur membuat kondisi jalan menjadi licin dan becek.
“Ini ada kendala cuaca, karena beberapa hari hujan sehingga anggota tidak bisa membuang (sampah), karena kondisi jalan (menuju TPA) yang licin sehingga anggota beberapa hari tidak membuang sampah,” bebernya.
Dia tidak menampik munculnya sejumlah titik tempat pembuangan sampah baru di wilayahnya. Dia berharap kondisi cuaca segera membaik, agar penanganan sampah dapat dilakukan secara maksimal.
“Masyarakat juga tidak ada tempat untuk pembuangan sampah makanya muncul titik-titik baru. Mudah-mudahan ini cuaca tidak lagi hujan, supaya penanganan sampah dapat kembali normal, karena kalau hujan lokasi pembuangan tidak bisa dilewati,” imbuhnya.
Sementara warga bernama Sipa mengatakan sampah itu telah menumpuk sejak 15 hari lalu. Dia mengaku keberadaan sampah itu sangat mengganggu aktivitas warga karena menimbulkan bau busuk hingga mengundang datangnya lalat dan ulat.
“Lama mi, sudah ada sekitar 15 hari. Sangat mengganggu karena busuk, banyak juga lalat dan ulat,” ujarnya.
Dia mengatakan sampah yang menumpuk di area pasar sebagian besar limbah rumah tangga dari sejumlah wilayah. Dia menyebut banyak warga yang sengaja membuang sampah di area pasar.
“Tidak bisa habis, karena biar sudah dibersihkan datang lagi orang buang sampah, dibersihkan datang lagi. Biar orang dari daerah lain datang juga buang sampah di sini,” tuturnya.
Sipa berharap, tumpukan sampah itu dapat segera ditangani. Dia pun meminta warga agar tidak lagi memanfaatkan pelataran Pasar Wonomulyo sebagai tempat untuk membuang sampah.
“Harapannya supaya segera bersih ini tempat. Warga juga, jangan lagi buang sampah di sini,” pungkasnya.







