Dua kelompok pemuda terlibat aksi saling serang menggunakan batu di Jembatan Miring, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Warga di sekitar lokasi membubarkan perang kedua kelompok pemuda itu.
“Benar telah terjadi perkelahian kelompok antara pemuda Lingkungan Limbong Lotong, Palopo dengan pemuda Karetan (Walenrang) Luwu,” kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi kepada infoSulsel, Jumat (29/8/2025).
Peristiwa itu terjadi di Jembatan Miring, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Palopo pada Rabu (28/8) sekitar pukul 21.40 Wita. Awalnya pemuda bernama Nabil asal Palopo dan Acca dari Luwu cekcok di depan SMK 4 Karetan, Luwu.
“Setelah perkelahian tersebut pemuda Lingkungan Limbong Lotong (Palopo) kembali dan berkumpul di sekitar Jembatan Miring tepatnya depan masjid Nurul Ikhlas,” ucapnya.
Kelompok pemuda asal Keretan Luwu kemudian mendatangi kelompok pemuda tersebut. Akibatnya terjadi perang kelompok di lokasi yang membuat warga terganggu.
“Sekitar 10 orang langsung melakukan penyerangan ke pemuda Limbong Lotong sehingga terjadi perkelahian dan saling lempar menggunakan batu namun berlangsung tidak lama karena langsung dilerai oleh warga sekitar,” ungkap Supriadi.
Supriadi menjelaskan, tidak ada korban jiwa akibat perang tersebut. Menurutnya, sore ini kedua kelompok pemuda tersebut akan dimediasi oleh Polsek Walenrang.
“Tidak ada korban dan info sebentar sore kedua belah pihak akan dilakukan pertemuan di Kantor Polsek Walenrang Polres Luwu,” tutupnya.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pemuda yang melempar batu secara bergantian. Mereka saling serang di antara lapak penjual sagu.
Beberapa saat kemudian, salah satu kelompok lari naik ke jalan raya. Hingga terjadi aksi saling kejar dan lempar batu di lokasi.