6 Jenazah Korban Kebakaran Panti Werdha Manado Teridentifikasi Melalui DNA

Posted on

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mengidentifikasi enam jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai di Kota Manado. Total 10 jenazah korban telah teridentifikasi sementara enam lainnya masih dalam proses.

“Hari ini kami mengungumkan bahwa telah berhasil diidentifikasi sebanyak 6 korban dari kecocokan data DNA,” kata Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif kepada wartawan di RS Bhayangkara Manado, Jumat (9/1/2026).

Tasrif mengatakan pihaknya masih terus berupaya mengidentifikasi jenazah korban lainnya. Enam jenazah yang baru teridentifikasi yakni Jenny Tuegeh (71), Jenny Tumbelaka (70), Ruslin Manembu (74), Adel Losu (75), Cece Mantau (86), dan Nurul Fitria (60).

“Ini berdasarkan hasil rekonsiliasi, terbitnya hasil pemeriksaan laboratorium,” sebutnya.

Dia menuturkan empat jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga. Sementara dua jenazah lainnya baru akan diserahkan pada Sabtu (10/1) dan Minggu (11/1) sesuai dengan permintaan pihak keluarga sendiri.

“Hari ini kami serahkan 4 jenazah, besok 1 dan hari Minggu 1, sesuai permintaan keluarga sehingga ada dua belum kita serahkan hari ini,” bebernya.

Tasrif menambahkan proses identifikasi enam jenazah korban lainnya butuh waktu lebih lama karena DNA pembanding tidak vertikal. Dia menyebut DNA pembanding dari anak kandung akan lebih mudah prosesnya.

“Sisanya butuh waktu lebih lama karena DNA pembanding ada dari keponakan, adik kandung, kakak kandung. Karena tidak vertikal dari atas ke bawah,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, empat jenazah korban kebakaran panti jompo tersebut telah teridentifikasi pada 30 Desember 2025. Keempatnya yakni Herry Lombogia (70), Jansen H. Maringka (65), Olly Clara Kemur (85), dan Merry Bermuli Dengah (83).

“Pada hari ini Selasa tanggal 30 Desember 2025, Tim DVI Polda Sulut berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 4 kantong jenazah,” ujar Kabid Dokkes AKBP dr. Tasrif di RS Bhayangkara Tingkat III Manado, Selasa (30/12/2025).

Diketahui, peristiwa kebakaran panti jompo yang berlokasi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal 2, Manado, terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 20.00 Wita. Total sebanyak 16 orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini.

Kepala Lingkungan 7 Ranomuut, Yohana Tumuyu mengatakan dari 16 korban hanya satu korban yang jasadnya utuh. Sementara 16 korban lainnya dievakuasi dari dalam panti dengan kondisi mengenaskan.

“Opa yang satu karena kehabisan oksigen jadi meninggal saat diselamatkan, tubuhnya utuh. Selain itu ada yang sudah tak ada tangan. Jadi dari 16 yang meninggal, 1 utuh, 15 terbakar (sulit dikenali),” kata Yohana Tumuyu, Selasa (30/12/2025).