Polisi mendalami kasus dugaan keracunan massal yang dialami 94 jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Jemaat tersebut diduga keracunan dari olahan ikan tuna.
“Adapun makanan yang disajikan dalam kegiatan tersebut berupa dua menu catering, yakni tuna bumbu RW dan tuna bumbu rendang, yang dikemas dalam wadah plastik,” kata Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Dia menuturkan pihaknya telah mendatangi lokasi dan rumah sakit tempat korban dirawat. Para korban mengaku mengalami gejala keracunan usai menyantap ikan tuna bumbu rendang.
“Berdasarkan keterangan para korban, mayoritas jemaat yang mengalami gejala keracunan mengonsumsi menu tuna bumbu rendang,” bebernya.
Dia mengungkapkan ketua panitia dan pendeta telah dimintai keterangan. Polisi juga memeriksa pihak penyedia makanan.
“Kalau kita, lakukan lidik dengan meminta keterangan dari gembala gereja, ketua panitia, sama penyedia makanan,” ungkapnya.
Kapolsek Malalayang AKP Jusman Mori menambahkan sampel makanan yang diduga penyebab korban keracunan telah disita. Unit Inafis Polresta Manado juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Mengamankan dua jenis sampel makanan untuk kepentingan penyelidikan. Unit Inavis Polresta Manado untuk lakukan olah TKP dan menyerahkan sampel makanan tersebut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Dia meminta semua pihak tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini ke aparat kepolisian. Saat ini, sampel makanan duduga penyebab keracunan diuji di laboratorium.
“Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat serta instansi terkait,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi di Gereja Mawar Sharon, Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, pada Jumat (16/1). Peristiwa tersebut terjadi setelah pelaksanaan ibadah yang berlangsung sejak pagi hari.
“Tercatat sekitar 94 orang jemaat menjalani perawatan dan observasi di sejumlah rumah sakit,” ujar Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono dalam keterangannya, Minggu (18/1).
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.







