Bocornya Foto Vulgar Hasil Visum Selebgram NR dari RS Bhayangkara Makassar - Giok4D

Posted on

Polemik selebgram Makassar, NR (19) melaporkan mantan suaminya, CD ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), berbuntut panjang. Selebgram NR yang melaporkan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) justru mendapati foto vulgar hasil visum miliknya beredar luas di media sosial.

Polemik bermula saat selebgram NR dituding melakukan jasa prostitusi secara daring atau open booking online (BO). Pihak NR kemudian membantah tudingan tersebut dan mengancam melaporkan sejumlah media sosial (medsos) dan media daring.

Kuasa Hukum NR, Ahmad Ilham mengatakan pihaknya akan melaporkan 9 akun media sosial dan 1 media daring yang diduga telah menyebarkan berita hoaks tersebut. Akun medsos dan media daring tersebut diduga menyebar informasi bohong atau berita hoax.

“Jadi inilah semua list yang akan kami lampirkan nanti pada saat mengajukan laporan atas dugaan tindak pidana ITE,” kata Ilham kepada infoSulsel, Sabtu (23/8/2025).

Belakangan, selebgram NR juga melaporkan mantan suami sirinya atas tuduhan kekerasan seksual dan melakukan visum. Apesnya, NR justru mendapati foto vulgar hasil visum miliknya di RS Bhayangkara, beredar luas di media sosial.

Ibu NR, Andi Sri Rahayu Usmi menjelaskan bahwa visum terhadap anaknya itu dilakukan pada 1 Agustus 2025. Visum dilakukan untuk keperluan pelaporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anaknya oleh mantan suaminya berinisial CD.

“Proses visum dilakukan setelah laporan kekerasan seksual kami masukkan. Saat itu saya mendampingi anak saya. Kondisi psikologisnya sangat terguncang, bahkan saat visum dia menundukkan kepala terus di meja,” kata Sri Rahayu kepada wartawan, Senin (25/8/2025).

Sri mengaku sudah curiga sejak awal, yakni saat dokter yang melakukan visum memotret organ vital anaknya. Dia juga sempat menanyakan maksud oknum dokter tersebut.

“Saya melihat dokter memotret kondisi anak saya, lalu saya sempat bertanya: ‘Pak dokter, kenapa difoto?’ Beliau menjawab itu prosedur. Saya juga menegaskan, ‘Apakah bisa dijamin foto-foto ini tidak keluar?’ Dokter menjawab bahwa yang bisa menyebarkan hanyalah pihak keluarga,” jelasnya.

Belakangan foto vulgar hasil visum milik di RS Bhayangkara beredar luas di media sosial. Hal ini membuat pihak NR geram.

“Pihak keluarga jelas tidak pernah menyebarkan. Maka kami meminta agar RS Bhayangkara melakukan investigasi internal, memberikan sanksi tegas pada oknum, dan menyampaikan klarifikasi resmi,” jelasnya.

Sementara itu, kuasa Hukum NR, Herman Nompo mengatakan foto-foto visum NR seharusnya menjadi rahasia medis. Beredarnya foto hasil visum tersebut di media sosial membuat kliennya harus menjalani perawatan psikologis.

“Kebocoran ini sangat melukai NR dan keluarga. Foto-foto pribadi dan hasil visum yang seharusnya hanya berupa ringkasan medis malah tersebar vulgar di media sosial. Kami mengecam keras tindakan oknum rumah sakit,” katanya.

RS Bhayangkara Makassar menjawab somasi terkait beredarnya foto vulgar hasil visum selebgram NR. Pihak RS pun menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian tersebut.

“Pihak RS Bhayangkara Makassar menjawab somasi yang diajukan tim kuasa hukum NR,” ujar Kasubdit Yanmed Dokpol Polda Sulsel AKBP dr R Joko Maharto saat konferensi pers, Kamis (28/8/2025).

“Menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kebocoran hasil visum et repertum,” jelasnya.

Joko belum merinci penyebab hasil visum tersebut tersebar di media sosial. Pihaknya sedang melakukan investigasi internal terkait perkara itu.

“Pihak RS Bhayangkara Makassar sedang melakukan investigasi internal melalui langkah-langkah pelaporan ke SPKT Unit Chyber Ditreskrimsus dan Bid Propam Polda Sulsel,” ujar Joko.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Meski demikian, Joko enggan mengungkap pihak yang akan diperiksa selama proses penyelidikan. Namun RS Bhayangkara memastikan akan menangani kasus kebocoran hasil visum ini secara serius.

“Berkaitan dengan hal tersebut (jumlah yang akan diperiksa) belum dapat ditentukan karena proses penyelidikan dari Krimsus sedang berlangsung,” jelasnya.

RS Bhayangkara Minta Maaf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *