Daftar Perayaan 30 Agustus: Ada Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Tanggal 30 Agustus 2025 diperingati dengan berbagai momen penting dan menarik. Dari isu kemanusiaan, lingkungan, hingga kesehatan hewan, semuanya diperingati pada hari ini.

Lantas, tanggal 30 Agustus 2025 memperingati hari apa saja?

Sedikitnya ada 4 peringatan penting dan menarik di tanggal 30 Agustus, salah satunya adalah Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa yang menjadi pengingat akan pentingnya keadilan dan hak asasi manusia. Selain itu, ada juga Hari Hiu Paus Sedunia, Hari Kesadaran Duka Nasional, hingga Hari Hewan Peliharaan Holistik Nasional di Amerika Serikat.

Seperti apa kisah di balik masing-masing peringatan tersebut? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa diperingati setiap tahun pada 30 Agustus. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kesadaran global akan praktik penghilangan paksa yang kerap digunakan segelintir orang untuk menebar rasa takut.

Dilansir dari National Today, peringatan ini terinspirasi oleh Federasi Amerika Latin Asosiasi Keluarga Korban Penahanan dan Penghilangan Paksa (F.E.D.E.F.A.M.). Organisasi non-pemerintah yang berdiri di Kosta Rika pada 1981 itu aktif melawan penahanan rahasia, penghilangan paksa, dan penculikan di Amerika Latin.

Semangat perjuangan itu kemudian meluas ke tingkat global dan mendorong aksi solidaritas di banyak negara. Pada 30 Agustus 2007 misalnya, ratusan kerabat korban penghilangan paksa di Filipina berdemonstrasi melawan pemerintah untuk bertanggung jawab atas hilangnya keluarga mereka.

Lalu pada 30 Agustus 2008, lahir Koalisi Internasional Melawan Penghilangan Paksa, sebuah aliansi global yang beranggotakan keluarga korban dan organisasi hak asasi manusia. Koalisi ini bersatu dalam aksi bersama untuk mengampanyekan ratifikasi Konvensi Internasional tentang Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa.

Tekanan dari organisasi masyarakat sipil dan aksi solidaritas di berbagai negara mendorong perhatian komunitas internasional. Menanggapi hal itu, Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi tentang Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa pada 1992.

Langkah ini menjadi dasar lahirnya konvensi internasional untuk mencegah praktik serupa di masa depan. Hingga akhirnya, pada Desember 2010, PBB menegaskan bahwa tanggal 30 Agustus diperingati setiap tahun sebagai Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa.

Perayaan pertama berlangsung pada 2011 setelah Resolusi 65/209 disahkan oleh Majelis Umum PBB. Sejak itu, setiap tahun 30 Agustus menjadi pengingat bersama tentang pentingnya perlindungan hak asasi manusia dari praktik penghilangan paksa.

Hiu paus adalah ikan terbesar di dunia dengan panjang tubuh bisa mencapai 18 meter dengan berat hingga 12 ton. Meski berukuran raksasa, hiu paus dikenal lembut dan cenderung berenang perlahan di perairan hangat.

Saat lahir, ukurannya relatif kecil, hanya sekitar 40-60 cm, namun tumbuh pesat hingga mencapai puluhan kaki pada usia dewasa. Uniknya, hiu paus memiliki 300 baris gigi dengan total sekitar 3.000 gigi kecil yang nyaris tidak pernah digunakan karena mereka hanya menyaring makanan.

Sejarah mencatat hiu paus pertama kali ditemukan di lepas pantai Afrika Selatan pada 1820-an oleh Dr Andrew Smith. Setelah diteliti lebih lanjut, ditemukan bahwa hiu paus tinggal di berbagai perairan dunia, terutama di laut tropis dan subtropis.

Namun, populasi mereka kini semakin terancam akibat perburuan untuk daging dan sirip, serta perdagangan ilegal di sejumlah wilayah Asia. Faktor-faktor tersebut membuat jumlah hiu paus menurun drastis hingga lebih dari 50 persen dalam beberapa dekade terakhir.

Penurunan jumlah hiu paus bukan hanya ancaman bagi kelestarian spesies ini, tetapi juga berdampak pada keseimbangan ekosistem laut. Sebab, mereka hidup sebagai pemakan plankton utama dan keberadaannya mampu menjaga populasi plankton tetap stabil.

Jika hiu paus hilang, kelebihan plankton bisa memicu ledakan alga yang berbahaya bagi spesies laut lainnya dan pada akhirnya mengganggu kehidupan manusia. Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi hewan ini, sejak tahun 2008 ditetapkan Hari Hiu Paus Internasional atau International Whale Shark Day setiap tanggal 30 Agustus.

Peringatan ini dideklarasikan dalam Konferensi Hiu Paus Internasional di Isla Holbox, Meksiko yang dihadiri para ilmuwan dan aktivis lingkungan. Hingga kini, peringatan ini menjadi momentum global untuk merayakan keindahan hiu paus sekaligus mengingatkan tanggung jawab melestarikannya.

Setiap tanggal 30 Agustus, Amerika Serikat memperingati Hari Kesadaran Duka Nasional atau National Grief Awareness Day. Peringatan ini pertama kali digagas oleh Angie Cartwright pada 2014 sebagai wadah untuk membuka ruang diskusi tentang duka dan memberikan dukungan bagi siapa pun yang tengah kehilangan.

Lebih dari sekadar hari peringatan, momen ini juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap orang-orang yang berduka. Hari ini menekankan pentingnya komunikasi terbuka, sehingga mereka yang sedang berjuang dengan rasa kehilangan tidak merasa sendirian saat melewati masa-masa sulit.

Kesedihan adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman manusia. Walaupun datang dalam waktu dan bentuk yang berbeda, hampir setiap orang akan mengalaminya. Baik di masa lalu maupun di era modern sekarang, rasa sakit akibat kehilangan tetap sama.

Rasa sedih akibat duka itulah yang menjadi alasan mengapa Hari Kesadaran Duka Nasional hadir. Yakni untuk memberikan dukungan emosional, bukan sekadar pengetahuan medis.

Kini, setiap peringatan Hari Kesadaran Duka Nasional di Amerika Serikat menjadi momentum refleksi bersama. Peringatan ini mengingatkan bahwa berduka adalah proses alami dan setiap orang berhak memiliki ruang yang aman untuk memproses rasa sakit serta menemukan jalan menuju pemulihan.

Di Amerika Serikat diperingati pula Hari Hewan Peliharaan Holistik Nasional atau National Holistic Pet Day pada 30 Agustus. Peringatan ini mengajak pemilik hewan untuk lebih memperhatikan kesejahteraan peliharaan, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan emosional melalui pendekatan holistik.

Pendekatannya berupa pemberian nutrisi yang baik, olahraga rutin, hingga stimulasi mental pada hewan. Hewan yang jarang ditantang secara fisik maupun mental berisiko menjadi lesu dan bosan, sehingga butuh perhatian lebih dari pemiliknya.

Hari Hewan Peliharaan Holistik Nasional juga menjadi momen edukasi. Pemilik hewan didorong untuk mempelajari lebih dalam tentang perawatan holistik, mulai dari membuat makanan sehat buatan sendiri hingga memahami kebutuhan nutrisi spesifik setiap hewan.

Dengan begitu, perawatan tidak hanya mengandalkan produk jadi, tetapi juga kesadaran penuh terhadap apa yang dikonsumsi hewan peliharaan. Selain itu, peringatan ini mengingatkan pentingnya memberikan pengalaman baru bagi hewan.

Di Amerika Serikat, banyak pemilik anjing memanfaatkan hari ini untuk mengajak jalan-jalan ke taman atau lingkungan baru, sementara pemilik kucing memberikan mainan yang merangsang indra. Semua langkah kecil ini bertujuan agar hewan peliharaan dapat menjalani hidup yang lebih sehat, bahagia, dan seimbang.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

Itulah ulasan mengenai daftar peringatan hari ini 30 Agustus 2025. Semoga menambah wawasan!

Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa

Hari Hiu Paus Sedunia

Hari Kesadaran Duka Nasional

Hari Hewan Peliharaan Holistik Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *