Rahmatia (66), ibunda Muhammad Akbar Basri alias Abay (26) korban meninggal saat gedung DPRD Kota Makassar dibakar massa, berharap demo berujung ricuh segera berakhir. Rahmatia berharap anaknya yang bekerja sebagai staf DPRD Makassar, menjadi korban terakhir dalam tragedi memilukan itu.
“Saya sebagai orang tua Abay, saya mengharap supaya tidak terjadi lagi, supaya tidak ada korban lagi, sama di daerah lain juga. Kita jaga Indonesia,” kata Rahmatia kepada infoSulsel di rumah duka, Minggu (31/8/2025).
Rahmatia mengaku tak menyangka anaknya turut menjadi korban demo rusuh ini. Dia mengaku perasaannya sudah tidak enak saat sore menjelang kericuhan terjadi.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Sore itu sudah tidak enak perasaanku, tapi saya tidak menyangka Akbar (Abay) yang mau dapat celaka. Tidak enak sekali perasaanku sampainya malam saya keluar masuk rumah, kenapa begini, tidak enak sekali pokoknya,” katanya.
Rahmatia lantas dibuat khawatir usai mendapat kabar di ponsel anaknya yang lain jika Abay terjebak di dalam ruangan DPRD Makassar pada Jumat (29/8) malam. Abay dalam grup keluarga meminta didoakan dan dimaafkan salahnya.
“Sekalinya adami pesannya Abay bilang tolong didoakan, ‘saya sekarang sesak nafas, saya minta maaf sama keluarga semua, saya minta doanya’,” tutur Rahmatia.
“Jadi saya bilang sama anak-anak, pergi cari adikmu jangan pulang kalau kau tidak dapat, carikan saya sekarang, pergi sekarang,” tambahnya.
Rahmatia mengaku saat itu mulai khawatir dengan nasib anaknya. Hingga akhirnya Abay dikabarkan sudah meninggal 00.30 Wita pada Sabtu (30/8).
“Saya di rumah, sudah khawatir, sudah tidak enak perasaanku sampai 00.30 sudah ada kabar (meninggal),” kata Rahmatia.
Saat itu, dia mengira jasad anaknya sudah hangus karena meninggal terjebak saat kebakaran. Ternyata jasad anaknya beserta pakaiannya masih utuh.
“Ternyata kasihan tidak terbakar, utuh badannya, mukanya, celana baju sepatu tidak rusak. Malah dompetnya masih ada di kantongnya, kunci motor juga ada tapi motornya sudah tidak ada, terbakar atau ada yang ambil,” katanya.