Kapan Isra Miraj 2026? Ini Tanggal dan Sejarah di Balik Peristiwanya | Info Giok4D

Posted on

Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa penting dalam Islam yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Lantas, kapan Isra Miraj 2026 dilaksanakan berdasarkan kalender Masehi?

Melansir dari buku 99 Kisah Menakjubkan dalam Al-Quran oleh Ridwan Abqary, Isra Miraj merupakan peristiwa perjalanan suci Rasulullah SAW. Peristiwa tersebut memiliki makna dan sejarah yang penting bagi umat Islam.

Oleh karena itu, umat Islam perlu mengetahui kapan Isra Miraj 2026 dalam kalender Masehi. Hal ini penting mengingat adanya perbedaan sistem penanggalan antara kalender Hijriah dan Masehi.

Nah, berikut informasi lengkap mengenai tanggal Isra Miraj 2026 beserta sejarah singkat peristiwanya. Yuk baca informasi lengkapnya di bawah ini!

Seperti yang telah disebutkan di atas, Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Jika dikonversi ke Masehi, berdasarkan kalender Hijriah 1447 yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, peristiwa Isra Miraj tersebut bertepatan dengan tanggal 16 Januari 2026.

Tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Kabar baiknya, peringatan Isra Miraj juga berdekatan dengan akhir pekan.

Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati long weekend selama tiga hari mulai tanggal 16-18 Januari 2026. Untuk memudahkan infoers, berikut rincian long weekendnya:

Menyadur dari buku 99 Kisah Menakjubkan dalam Al-Quran oleh Ridwan Abqary, Isra Miraj merupakan peristiwa perjalanan malam Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Jarak antara kedua masjid tersebut sangat jauh, namun Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril mampu melewatinya dalam waktu yang singkat atas izin Allah SWT.

Perjalanan ini dilakukan dengan menunggangi Buraq, makhluk sejenis burung yang digambarkan memiliki tubuh besar dan kecepatan yang luar biasa. Hewan ini diciptakan oleh Allah SWT dari kilat sehingga bisa terbang dengan sangat cepat.

Selama perjalanan, Rasulullah singgah di beberapa tempat bersejarah seperti Madinah, Bukit Thur Sina, dan Betlehem. Di tempat-tempat tersebut, Malaikat Jibril memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan sholat dua rakaat.

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan malam sampai di Masjidil Aqsa. Pada saat itu, Allah SWT telah mengumpulkan seluruh roh para nabi, mulai dari Nabi Adam hingga Nabi Isa untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Rasulullah SAW pun diminta untuk menjadi imam mereka. Peristiwa ini menunjukkan bahwa kemuliaan dan kedudukan Rasulullah SAW yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan nabi-nabi lainnya.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Setelah selesai di Masjidil Aqsa, Rasulullah SAW diangkat ke langit hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT dan menyaksikan tanda-tanda kebesaran-Nya. Dalam peristiwa inilah, Allah SWT mewajibkan sholat 50 waktu dalam sehari kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Lantas, Rasulullah SAW turun dari Sidratul Muntaha dan bertemu Nabi Musa AS. Nabi Musa AS pun berkata, “Berkenanlah kiranya engkau untuk kembali ke hadapan Allah dan mintalah keringanan untuk dirimu dan umatmu”.

Dengan persetujuan Malaikat Jibril, Nabi SAW kembali ke hadapan Allah SWT kemudian sujud meminta agar diberi keringanan jumlah sholat kepada umatnya. Hingga akhirnya, perintah sholat 50 waktu itu diringankan menjadi lima waktu sehari semalam.

Sejak saat itu, Rasulullah SAW mulai menyampaikan kewajiban sholat lima Waktu kepada seluruh umatnya.

Demikianlah informasi mengenai Isra Miraj yang dapat menambah menjawab dan menambah wawasan infoers. Semoga membantu!

Tanggal Berapa Isra Miraj 2026 Masehi?

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Miraj