Prof Jamaluddin Jompa kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode kedua 2026-2030. Ia melanjutkan kepemimpinannya setelah melalui proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Unhas yang ditetapkan oleh Majelis Wali Amanat (MWA).
Dalam pemilihan tersebut, Prof Jamaluddin Jompa unggul telak dengan perolehan 23 suara , mengungguli dua pesaingnya, yakni Prof Budu yang memperoleh 1 suara dan Prof Sukardi Weda yang tidak meraih suara.
Pemilihan rektor Unhas digelar di Kampus Unhas Jakarta pada Rabu (14/1/2026). Sebelumnya, rangkaian pilrek telah melalui tahapan penyaringan bakal calon oleh Senat Akademik Unhas yang dilaksanakan pada Senin (3/11/2025).
Dari enam bakal calon yang mengikuti proses penjaringan tersebut, Prof Jamaluddin Jompa meraih suara tertinggi dengan 74 suara senat. Posisi kedua ditempati Prof Budu dengan 18 suara, disusul Prof Sukardi Weda yang memperoleh 1 suara senat.
Lantas, seperti apa perjalanan karier Prof Jamaluddin Jompa hingga kembali maju sebagai rektor petahana dalam Pilrek Unhas 2026-2030? Berikut ulasan selengkapnya.
Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc atau yang akrab disapa Prof JJ, adalah sosok ilmuwan kelautan Indonesia yang kiprahnya diakui hingga tingkat internasional. Dia lahir di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 8 Maret 1967. [1]
Tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana, ayah Prof JJ berprofesi sebagai anggota Kodim. Kondisi tersebut membuat masa kecilnya diwarnai dengan pengalaman berpindah-pindah sekolah mengikuti penugasan sang ayah. [2]
Prof JJ mengawali pendidikan dasar di SD Sampeang, Kabupaten Bulukumba. Saat itu, meski belum cukup umur, Jamaluddin kecil sudah menunjukkan keseriusan dan prestasi akademik yang baik hingga diperbolehkan naik kelas.
Ketika duduk di kelas 4 SD, ia pindah ke SD 13 Pinrang, lalu kembali harus berpindah sekolah untuk ketiga kalinya dan akhirnya menamatkan pendidikan dasar di SDN 36 Pinrang pada 1979.
Pendidikannya berlanjut ke jenjang sekolah menengah di SMP Negeri 2 Pinrang dan dilanjutkan ke SMA 243 Pinrang, yang kini dikenal sebagai SMA Negeri 1 Pinrang. Masa SMA menjadi salah satu fase paling berkesan dalam hidupnya.
Di tengah tuntutan belajar demi menembus perguruan tinggi impian, ia masih harus membagi waktu bekerja di sawah sepulang sekolah. Tak jarang, buku pelajaran ia bawa ke sawah, memanfaatkan setiap waktu luang untuk membaca dan belajar.
Meski harus menjalani ujian akhir dalam kondisi sakit, kegigihan itu terbayar ketika ia lulus dengan nilai terbaik di sekolahnya. Kemudian tahun 1985, Jamaluddin Jompa diterima di Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan menyelesaikan studi sarjananya pada 1989. [2]
Minat dan dedikasinya pada dunia kelautan membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang internasional. Pada awal 1994, ia menempuh studi magister di McMaster University, Kanada, dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1996. [1]
Setelah itu, ia melanjutkan program doktoral di James Cook University, Australia, dan resmi menyandang gelar doktor pada 2003. Ia kemudian melengkapi perjalanan akademiknya dengan meraih gelar Insinyur (Ir) dari Unhas pada 2019. [1]
Sebagai akademisi, Prof JJ dikenal sebagai Guru Besar Biologi dan Ekologi Kelautan di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin. Ia telah menulis berbagai publikasi ilmiah dan buku internasional, bekerja sama dengan peneliti dan lembaga global, khususnya dalam isu ekosistem pesisir, terumbu karang, dan pengelolaan laut berkelanjutan dengan pendekatan multidisiplin. [3]
Karier kepemimpinannya pun sangat panjang dan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Terumbu Karang Unhas (2004), Sekretaris Eksekutif COREMAP II (2007-2011), serta Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil Unhas (2011-2013). Di tingkat institusi, Prof JJ dipercaya menjadi Dekan FIKP Unhas (2013-2017), lalu Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (2018-2022), anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin periode 2023-2027.[4] Puncaknya, ia dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin sejak 2022 hingga sekarang.
Tak hanya itu, kontribusi Prof JJ di luar kampus juga sangat luas. Ia pernah menjadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Ekologi Laut (2020), Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah Komite Koordinasi Nasional Inisiatif Segitiga Terumbu Karang, Anggota Dewan Pusat Coral Triangle Initiative, serta Anggota Komisi Nasional Pengkajian Stok Perikanan KKP.
Ia juga tercatat sebagai ketua pertama Akademi Ilmu Pengetahuan Muda Indonesia (ALMI) dan pada 2021 terpilih menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), sebuah kehormatan bergengsi bagi ilmuwan nasional.
Atas dedikasinya di bidang konservasi laut, Prof JJ menerima Penghargaan Pew Fellows for Marine Conservation Project 2019 dari The Pew Charitable Trusts. Di lingkungan Universitas Hasanuddin, ia juga dikenal sebagai dosen dengan sitasi terbanyak dalam Indeks Unhas tahun 2017, menegaskan pengaruh ilmiahnya yang luas. [1]
Data Diri Prof Jamaluddin Jompa
Riwayat Pendidikan
Riwayat Karier dan Tugas Tambahan
Riwayat Kepemimpinan/ Organisasi
Internasional
Nasional
Lokal
Penghargaan/Awards
Sumber:
Demikian profil Profesor Jamaluddin Jompa yang kembali menjadi rektor Universitas Hasanuddin untuk periode 2026-2030. Semoga bermanfaat!







