Pemuda berinisial MRE (24) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap usai menipu pelajar dengan modus mengaku sebagai anggota Satnarkoba Polrestabes Makassar. Pelaku membawa kabur HP korban.
“Kami telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana penipuan. Pelaku mengaku anggota kepolisian dari Polrestabes Makassar fungsi narkoba,” ujar Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
Pelaku menipu korban yang masih pelajar berinisial MR (17) dan rekannya saat berboncengan motor di Jalan Buakana, Kecamatan Rappocini, Makassar, Selasa (13/1). Pihak Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel yang menerima laporan, kemudian menangkap pelaku di hari yang sama.
Wawan mengatakan, awalnya pelaku memepet korban yang berboncengan motor dengan rekannya di Jalan AP Pettarani, Makassar. Pelaku lalu mengarahkan korban menuju ke tempat sepi di TKP lalu mengambil HP milik korban dan rekannya dengan mengaku sebagai polisi.
“Saat itu korban mau pergi membeli ban dan saat korban melintas di Jalan AP Pettarani pelaku memepet korban lalu disuruh menepi. Pelaku mengaku anggota Polrestabes Makassar dari Satuan Narkoba, lalu mengambil kunci motor korban, mengarahkannya ke tempat sepi, kemudian mengambil HP korban dan rekannya,” katanya.
Wawan mengungkapkan, pelaku pernah melakukan aksi serupa di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar pada 2024 lalu. Pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp 300 ribu kepada korban.
“Pelaku terekam CCTV di Jalan Perintis Kemerdekaan melakukan modus yang sama dengan mengaku sebagai anggota Narkoba Polrestabes dari fungsi narkotika dengan meminta uang Rp 300 ribu pada tahun 2024. Namun korban tidak melapor,” ungkapnya.
Pelaku sudah kerap mengaku sebagai anggota Narkoba Polrestabes Makassar untuk melakukan aksi kejahatan. Untuk proses hukum lebih lanjut, pelaku bersama barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Rappocini guna dilakukan pemeriksaan.
“Perbuatan tersebut sudah sering (dilakukan pelaku) dengan memalsukan namanya sebagai Pak Cecep, anggota narkoba Polrestabes dan memeras korbannya,” tambahnya.







