5 Amalan Utama Bulan Syaban, Persiapan Spiritual Menyambut Ramadhan

Posted on

Bulan Sayaban menjadi fase penting sebelum umat Islam memasuki bulan Ramadhan. Syaban, yang terletak persis sebelum Ramadhan menjadi momen persiapan spiritual sebelum menyambut datangnya bulan penuh berkah tersebut.

Dikutip dari buku Kalender Ibadah sepanjang tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, salah satu keutamaan bulan Syaban adalah merupakan bulan laporan amal manusia dan bukan penentuan ajal manusia. Oleh karena itu, momen ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak dan meningkatkan kualitas ibadah.

Lantas, apa saja amalan bulan Syaban yang dapat dikerjakan umat Islam? Simak daftarnya berikut ini!

Terdapat sejumlah amalan utama yang dapat dikerjakan umat Islam di bulan Syaban. Amalan tersebut dijelaskan dalam berbagai riwayat.

Berikut ini daftar amalan di bulan Syaban.

Ketika masuk bulan Syaban, terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca. Selain doa awal bulan, terdapat pula doa pertengahan bulan atau doa malam Nifsu Syaban yang bisa diamalkan. Berikut ini bacaannya masing-masing:

Doa Awal Bulan Syaban

Apabila bulan Syaban telah tiba, Rasulullah SAW membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Arab Latin: Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana wa ballighnaa ramadhaana.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.”

Doa Malam Nisfu Syaban

Membaca doa pada malam Nisfu Syaban adalah amalan yang sangat dianjurkan. Bacaan doa Nisfu Syaban yang dianjurkan ulama ini dikutip dari doa Nabi Adam AS ketika turun ke bumi, thawaf tujuh kali di Ka’bah, dan shalat dua rakaat di belakang maqam, kemudian membaca doa berikut:

،ترذعم لبقاف تينلعو يس ملعت كنإ مهللا سفن ف ام ملعتو ،لؤس نطعأف تجاح ملعتو بلق شابي اناميإ كلأسأ نإ مهللا .بنذ ل رفغاف وَبَقِيْنَا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَا يُصِيبُنِي إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَرَبِّنِي بِقَضَائِكَ .

Arab Latin: Allaahumma innaka ta’lamu sirrii wa’ alaaniyati faqbal ma’dzirati, wata’lamu haajatii fa’thinii suaali, wata’lamu maa fii nafsii faghfır lii dzambii. Allaahumma innii asaluka imaanan yubasyiru qalbii wa yaqiinan shaadiqan hattaa a’lamu annahu laa yushiibunii illaa maa katabta lii waraddani biqadhaaik.

Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau tahu apa yang tersembunyi dan tampak dariku, karena itu terimalah penyesalanku. Engkau tahu kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa rela terhadap apa yang Engkau bagi untuk diriku.

Berpuasa sunnah juga termasuk salah satu amalan utama pada bulan Syaban. Amalan ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW yang berpuasa hampir sebulan penuh pada bulan Syaban.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut:

Aisyah berkata, “Saya tidak pernah melihat Rasulullah Saw. melakukan puasa satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan. Dan, saya juga tidak pernah melihatnya sangat banyak melakukan puasa selain pada bulan Sya’ban.” (HR Bukhari dan Muslim).

Terkait waktu pelaksanaan puasa sunnah di bulan Syaban ini, tidak ada ketentuan khususnya. Dengan demikian, umat Islam boleh berpuasa pada tanggal berapa pun sepanjang bulan tersebut.

Beberapa puasa sunnah yang dapat dikerjakan pada bulan ini adalah puasa sunnah Syaban, puasa nisfu Syaban, puasa Senin dan Kamis, serta puasa Ayyamul Bidh.

Pada pertengahan bulan Syaban atau yang dikenal dengan sebutan Nisfu Syaban, terdapat amalan khusus yaitu membaca surat Yasin tiga kali secara berturut turut. Amalan ini dianjurkan dikerjakan setelah shalat Maghrib dan lebih utama dilakukan secara bersama-sama.

Bacaan 3 kali surah Yasin diniatkan masing-masing untuk:

Amalan Utama lainnya yang dianjurkan pada bulan Syaban adalah bersedekah. Hal ini sebagaimana diterangkan dalam hadits riwayat Imam Shadiq sebagai berikut:

Imam Shadiq berkata, “Mengapa kalian lupa dengan puasa di bulan Syaban?”

Seseorang bertanya, “Apakah pahala orang yang berpuasa satu hari di bulan Syaban?”

“Demi Allah, surga adalah pahalanya,” tegas Imam Shadiq.

“Apakah amalan terbaik di bulan ini?”

“Bershadaqah dan membaca istighfar. Barang siapa bershadaqah di bulan Syaban, maka Allah SWT akan memelihara shadaqah tersebut sebagaimana salah seorang dari kalian memelihara anak untanya, sehingga pada hari kiamat, shadaqah tersebut sampai di tangan pemiliknya sebesar Gunung Uhud.”

Sepanjang bulan Syaban, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar. Amalan ini menjadi bentuk permohonan ampunan kepada Allah SWT sekaligus sarana membersihkan hati dari dosa dan kesalahan.

Berikut bacaan istighfar yang dapat diamalkan sepanjang bulan Syaban:

Bacaan istighfar berikut dibaca sebanyak 70 kali setiap harinya:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ

Latin: Astaghfirullaaha wa as-aluhut taubah.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan aku meminta kepada-Nya agar diterima tobatku.”

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullaahaladzii laa ilaaha illaa huwar rahmaanur rahiimul hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang selain Dia tidak ada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang Maha Hidup lagi Yang Maha Pengasih, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Nah, demikianlah amalan bulan Syaban yang dianjurkan bagi umat Islam. Semoga bermanfaat, infoers!

Amalan Utama Bulan Syaban

1. Membaca Doa Bulan Syaban

2. Berpuasa Sunnah

3. Membaca Surat Yasin pada Malam Nisfu Syaban

4. Bersedekah

5. Membaca Istigfar

Bacaan Istighfar #1

Bacaan Istighfar #2