, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran Rp 20 miliar untuk membayar tunjangan profesi guru (TPG) ke-13 tahun 2025. Anggaran itu hanya untuk mengakomodir tunggakan setahun dari dua tahun pembayaran yang belum direalisasikan.
“Iya, sudah masuk anggaran dari pusat untuk pembayaran TPG tahun 2025 sebesar Rp 20 miliar,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Enrekang Erik kepada infoSulsel, Selasa (20/1/2025).
Erik menegaskan pihaknya sementara menghitung jumlah guru yang berhak menjadi penerima TPG ke-13 tahun 2025 tersebut. Jika telah selesai, akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk proses pembayaran.
“Sementara kami hitung jumlah penerimanya,” bebernya.
Adapun untuk jadwal penyaluran dan teknis penyaluran TPG ke-13 untuk guru tersebut, juga menjadi bagian dari BPKAD. Pihaknya hanya sebatas menyiapkan data pendukung termasuk data guru penerima.
“Untuk bagaimana penyalurannya ke guru itu nanti dari BPKAD yang lebih mengerti,” tegasnya.
Terpisah, Plt Kepala BPKAD Enrekang Ahmad Nur mengungkap anggaran TPG ke-13 tahun 2025 tersebut saat ini sudah masuk ke kas daerah. Namun belum disalurkan karena masih menunggu data dari Disdikbud dan petunjuk Bupati Enrekang.
“Dananya sudah ada, tinggal menunggu data dari Diknas dan menunggu petunjuk dari Pimpinan,” terangnya.
Hingga kini, pihaknya belum bisa memberikan kepastian terkait waktu pembayaran. Ahmad Nur mengaku masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan.
“Saya tidak bisa memberikan pernyataan kapan akan dibayarkan, apakah bulan ini atau bulan depan. Intinya kami menunggu petunjuk selanjutnya dari pimpinan,” kata Ahmad.
Diberitakan sebelumnya, para guru di Kabupaten Enrekang mengeluhkan TPG ke-13 yang sudah dua tahun tidak dibayarkan. Para guru mendesak pemerintah daerah segera menunaikan hak mereka.
“Ini kami mengeluhkan TPG ke-13 sudah dua tahun, yakni TPG ke-13 tahun 2024 dan TPG ke-13 tahun 2025,” kata seorang guru berinisial RD kepada infoSulsel, Selasa (6/1).







