Suasana Rumah Duka Florencia Pramugari ATR 42-500 di Minahasa, Bupati Hadir

Posted on

Rumah duka mendiang pramugari Florencia Lolita Wibisono di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT dipadati pelayat. Bupati hingga Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey dan Vanda Sarundajang turut hadir di rumah duka.

Pantauan infocom di rumah duka, Kelurahan Taler, Tondano, Minahasa, Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 12.30 Wita, deretan kendaraan roda dua dan roda empat terparkir di dekat rumah duka. Para pelayat tampak ramai mengikuti ibadah pemakaman Florencia.

Pelayat tampak hadir dengan pakaian dominan hitam. Ibadah dijaga oleh Panji Yosua GMIM dengan pakaian warna serupa.

Kakak Florencia, Natasya Wibisono terlihat tak bisa menahan tangis di pundak suaminya, Felix. Selain itu ada juga keluarga Florencia di sebelah peti jenazah yang menangis.

Sebelum ibadah dimulai, tampak Bupati Robby Dondokambey dan wakilnya, Vanda Sarundajang bersama jajaran Pemkab Minahasa juga hadir. Ibadah dipimpin Pendeta Rudi Pantouw M.Th.

Di sekitar lokasi, juga banyak karangan bunga atau kembang bertuliskan turut berduka cita yang terpajang.

Bupati Robby Dondokambey saat melayat menyampaikan sambutan, setelah itu dilanjutkan dengan puji-pujian dari Pemerintah Kabupaten Minahasa. Dalam sambutannya, Robby menyampaikan duka cita atas insiden yang menimpa Florencia.

“Kami mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan,” ucap Robby.

Menurutnya, almarhumah merupakan sosok muda yang mempunyai dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab. Dalam tugasnya, Florencia menunjukkan profesionalisme dan komitmen tinggi dalam melayani sesama.

“Sebagai umat beriman, kita percaya tidak ada satupun peristiwa di luar kehendak dan pengetahuan Tuhan,” ujarnya.

Setelah ibadah pemakaman, jenazah Florencia akan dimakamkan di pekuburan keluarga di Desa Ranomerut, Minahasa.

Diketahui, pada hari kedua pencarian, Senin (19/1), tim SAR gabungan menemukan satu jenazah berjenis kelamin perempuan di jurang kedalaman 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Jenazah itu belakangan teridentifikasi sebagai pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono (33).

Setelah jenazah teridentifikasi, tim DVI langsung menyerahkan kepada pihak keluarga. Jenazah sempat dibawa keluarga ke rumah duka di Jakarta, sebelum diterbangkan ke kampung halaman di Minahasa untuk dimakamkan.