Angkasa Pura Pastikan Penerbangan Pesawat ATR 42-500 Hilang Sesuai Prosedur

Posted on

PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Adisutjipto Yogya buka suara soal pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pihaknya menegaskan penerbangan pesawat itu sudah melalui prosedur yang tepat.

“Operatornya dari Indonesia Air Transport, tadi pagi memang berangkat dari Bandara Adisutjipto 08.08 WIB take-offnya,” kata General Manager (GM) PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Adisutjipto Yogya, Kolonel Pnb. Wibowo Cahyono Soekadi dalam keterangannya, Kamis (17/1/2026).

Wibowo menegaskan pesawat tersebut terbang menuju Kota Makassar. Dia mengungkap jumlah kru dan penumpang dalam pesawat berjumlah 10 orang alias berbeda dari data yang sempat dipaparkan oleh Basarnas Makassar.

“Semua prosedur dari keberangkatan pemeriksaan di X-Ray, di SCP-nya (Security Check Point) sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di bandara, kemudian di ruang tunggu, setelah itu boarding menuju ke Makassar,” jelasnya.

Wibowo sempat ditanya kembali terkait daftar manifes pesawat. Dia menegaskan penumpang dalam pesawat berjumlah 3 orang.

“Krunya-7, penumpangnya 3. Belum, belum ada (identitas),” ungkap Wibowo.

Sebelumnya diberitakan, pesawat tersebut hilang kontak di kawasan Leang-leang, Maros, Sabtu (17/1) pukul 13.17 Wita. Berdasarkan manifes yang dikonfirmasi Basarnas Makassar, berikut data 8 kru dan 3 penumpang di pesawat ATR yang hilang kontak di Maros:

Kru Pesawat

Penumpang