Sejumlah pemuda melakukan aksi balap liar di Terminal Petta Ponggawae Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kelompok pemuda itu kemudian terlibat tawuran dengan anak punk hingga 4 orang diamankan polisi.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Kami menerima laporan kemarin aksi balap liar di terminal dan tawuran. Kami langsung ke lokasi dan mengamankan 4 orang remaja,” ujar Panit Opsnal III Reskrim Polsek Tanete Riattang Ipda Muhammad Nasrum kepada infoSulsel, Jumat (9/1/2025).
Peristiwa itu terjadi di Kompleks Terminal Petta Ponggawae Palakka, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kamis (8/1) sekitar pukul 16.30 Wita. Empat pelaku diamankan yakni AF (21), AN (20), AG (20), dan SI (23).
Narsum mengatakan kelompok pemuda itu melakukan aksi balap liar di area terminal. Anak punk yang juga berada di area terminal kemudian menegur agar kelompok pemuda itu berhenti balapan.
“Namun, situasi berubah ketika salah seorang pemuda yang melakukan balap liar terjatuh dari sepeda motornya. Pemuda tersebut mengira dirinya ditertawakan oleh kelompok anak punk, sehingga memicu emosi dan berujung pada aksi pengejaran,” bebernya.
Kelompok anak punk yang dikejar justru balik menyerang kelompok pemuda itu hingga terjadi tawuran. Kelompok pemuda pelaku balap liar disebut membawa kabur motor salah satu anak punk.
“Kedua kelompok saling serang saat itu. Dalam insiden tersebut, kelompok pemuda yang melakukan balap liar diduga membawa kabur 1 unit sepeda motor Mio Soul warna merah milik kelompok anak punk,” ungkapnya.
Dia menambahkan empat remaja yang diamankan dari kelompok pemuda yang melakukan balap liar. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 parang panjang.
“Barang bukti yang diamankan sadel dan parang. Keempat terduga pelaku tawuran diamankan di Polsek Tanete Riattang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.







