Banjir melanda Kelurahan Watusampu, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) usai wilayah tersebut diguyur hujan deras. Banjir yang juga diduga akibat aktivitas tambang galian C itu sempat memutus akses Jalan Trans Palu-Donggala.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
“Air dari pegunungan menggerus alur alam dan berdampak pada badan jalan poros Palu-Donggala,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus dalam pernyataannya, Minggu (30/11/2025).
Banjir di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Palu itu terjadi pada Sabtu (29/11) sekitar pukul 17.30 Wita. Akris mengaku pihaknya langsung ke lokasi usai menerima laporan dan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka.
“Hujan deras dan aktivitas galian C menyebabkan aliran air dari pegunungan menggerus alur alam dan berdampak pada jalan poros Palu-Donggala,” jelasnya.
Dia menambahkan Jalan Trans Palu-Donggala yang sempat terputus sudah bisa dilalui hari ini, Minggu (30/11). Meski demikian, BPBD Sulteng masih melakukan pemantauan di lokasi.
“BPBD Sulteng mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Hujan sudah redah dan jalan sudah normal surut,” pungkasnya.
