Bus Bintang Zahira Dilempar Batu-Kernet Dianiaya di Luwu Timur

Posted on

Bus Bintang Zahira rute Sorowako-Makassar dilempar batu hingga seorang kernet dianiaya di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibatnya, kaca bus pecah dan kernet bus mengalami sejumlah luka.

“Benar, kejadiannya di Burau. Pelaku melempar bagian belakang mobil hingga kaca pecah dan hancur, pelaku sudah menyerahkan diri,” kata Kasi Humas Polres Lutim, Bripka Andi Muh Taufik kepada infoSulsel, Selasa (20/1/2026).

Insiden pelemparan tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Burau, Lutim pada Minggu (18/1) sekitar pukul 22.50 Wita. Pelaku pelemparan yakni mantan kondektur bus Bintang Zahira inisial SD.

“Mobil bus dengan nomor polisi DD 7083 XX yang dikemudikan oleh Faizal ditahan di tengah jalan oleh pelaku SD, seorang mantan kondektur Bintang Zahira,” ucap Taufik.

Pelaku menahan bus dengan cara melemparinya pada bagian kaca belakang. Sopir yang panik kemudian memberhentikan bus tersebut.

“Seorang kernet bernama Farel kemudian turun dari bus untuk menemui pelaku pelemparan,” ungkapnya.

“Saat kernet turun, SD bersama teman-temannya langsung menganiaya kernet itu menggunakan kepalan tangan dan langsung meninggalkan lokasi,” tambahnya.

Tak terima dengan perlakuan itu, Farel kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Burau. Taufik menjelaskan, beberapa saat kemudian pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

“Melalui pendekatan Polsek ke keluarga pelaku sehingga pelaku bersedia menyerahkan diri, dan pelaku mengakui melakukan penganiayaan,” ungkapnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan aksinya lantaran cemburu dengan kernet tersebut. Dia curiga, korban membawa kekasih pelaku ikut bersamanya menuju Makassar.

“Pelaku curiga pacarnya ikut bersama kernet tersebut di mobil,” tutupnya.