Dandi Driver Ojol Tewas Dikeroyok Usai Dituduh Intel Mau Nikah Tahun Ini - Giok4D

Posted on

Driver ojek online (ojol) bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (26) tewas dikeroyok massa usai dituduh anggota intelijen saat aksi demonstrasi di depan kampus Universitas Bosowa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden itu meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga karena korban direncanakan akan menikah tahun ini.

“Rencana (nikah) Dandi itu bulan ini. Ini rencananya, apa namanya, manu-manu (penjajakan),” kata ayah Dandi, Rustam kepada infoSulsel di rumah duka di Lorong 501, Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (31/8/2025).

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Rustam mengatakan calon istri anaknya sudah diperkenalkan dan sering datang ke rumahnya. Bahkan calon menantunya itu datang ke peristirahatan terakhir Dandi di pekuburan umum Panaikang.

“Itu kemarin pacarnya masih di kuburan bilang, ‘Natinggal ma Dandi. Baru najanji mau temani wisuda’,” ujarnya.

Dandi merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Dandi yang sudah 7 tahun menjadi driver ojol itu merupakan tulang punggung keluarga setelah kakaknya meninggal dunia.

“Ada adiknya perempuan. Tinggal dia saya andalkan saya punya anak yang satu itu. Dia habis beli (cicil) rumah, dia tidak bilang-bilang sama saya. Ada perumahan di sana, di Moncongloe,” jelasnya.

Rustam mengaku tidak menyangka anaknya menjadi korban pengeroyokan usai dituduh menjadi intel. Sebelumnya dia tidak merasakan firasat apapun.

“Ada dia sempat ngomong ke saya. Kira-kira siang jam 2 (pukul 14.00 Wita) Jumat (29/8). Saya kan mau memancing Minggu ini. Dia bilang, ‘Pak, saya mau ikut mancing’. Dia katanya sudah lap (bersihkan) pancingnya,” terangnya.

“Padahal, dari dulu selalu tidak mau. Dia bilang, ‘Kenapa saya mau ikut panas-panas begitu (memancing)’,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Dandi menjadi salah satu korban tewas imbas demo ricuh di Makassar. Sementara tiga korban lainnya tewas saat gedung DPRD Makassar dibakar massa.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar mengatakan Dandi meninggal diduga akibat pengeroyokan saat demo di depan kampus UMI. Namun, dia mengaku belum bisa memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut.

“Imbas demo di depan UMI, Urip. Dia dikeroyok. Mungkin ada yang ini dipicu bagaimana sehingga dikeroyok. Saya juga tidak bisa pastikan bagaimana kejadian sebenarnya. Mungkin (sementara) perjalanan, ya, karena dia kabarnya malam,” kata Fadli kepada infoSulsel, Sabtu (30/8).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *