Disdikbud Takalar mengungkap tiga tahapan revitalisasi museum Balla Lompoa Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tahapan revitalisasi dimulai dari perbaikan fisik bangunan, penataan koleksi, dan peningkatan fasilitas pendukung.
“Adapun tahapan revitalisasi yang akan dilakukan adalah perbaikan fisik bangunan, penataan koleksi, dan fasilitas pendukung lainnya,” kata Kepala Disdikbud Takalar Darwis kepada infoSulsel, Kamis (28/8).
Dia pun memastikan seluruh aset tetap aman selama proses revitalisasi. Dia menyebut koleksi yang ada di Balla Lompoa saat ini meliputi foto-foto tempat bersejarah, foto pahlawan nasional, benda pusaka seperti badik, serta mata uang lama.
“Selama aset serta koleksi diserahkan ke Disdikbud untuk dikelola, alhamdulillah aman dan tidak ada yang hilang,” ucapnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Darwis mengungkapkan bahwa Balla Lompoa tidak hanya akan menjadi museum semata. Tempat itu juga diharapkan menjadi pusat kegiatan kebudayaan dan edukasi bagi masyarakat Takalar.
“Museum selain berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan benda pusaka, diharapkan juga menjadi pusat budaya dan edukasi,” tuturnya.
Darwis menilai Balla Lompoa punya peran penting dalam mengenalkan sejarah Takalar, terutama kepada pelajar dan generasi muda. Koleksi yang ada selama ini turut membantu memperkenalkan situs bersejarah.
“Balla Lompoa sangat memberikan dampak yang sangat besar terhadap pengenalan sejarah di Takalar, utamanya kepada para pelajar dan anak-anak millenial dan juga kepada masyarakat,” bebernya.