Ibunda Kopilot ATR 42-500 Jatuh Sakit, Dijenguk Menhub-Gubernur Sulsel

Posted on

Ibunda Farhan Gunawan, kopilot yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, jatuh sakit saat menunggu kabar putranya yang belum ditemukan. Ibunda Farhan tersebut kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Ibunda Farhan dirawat di RS Dody Sardjoto di kompleks Lanud Hasanuddin sejak Minggu (18/1) malam. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sempat datang menjenguknya.

“Kami juga sekaligus menjenguk keluarga salah satu kru pesawat ATR 42-500 yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Udara dr Dody Sardjoto,” kata Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Andi Sudirman turut memastikan tim SAR gabungan berupaya maksimal dalam proses pencarian dan pertolongan. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan strategi pencarian berjalan efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

“Kami juga sekaligus menjenguk keluarga salah satu kru pesawat ATR 42-500 yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Udara dr Dody Sardjoto,” ujarnya.

Andi Sudirman menambahkan, perkembangan informasi resmi terkait operasi pencarian akan disampaikan Basarnas selaku leading sector. Tim SAR yang dilibatkan dalam operasi sekitar 1.000 personel.

“Rencana pencarian lanjutan akan terus dilakukan oleh tim gabungan kurang lebih 1000-an personel. Mari kita semua mendoakan yang terbaik dan mengajak semua pihak untuk bersabar,” imbuh Andi Sudirman.

Diketahui, Menhub Dudy tiba di Makassar pada (18/1) malam. Dudy bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii langsung memimpin terkait operasi pencarian korban Pesawat ATR 42-500 di kantor Basarnas Makassar.

Dudy dan Mohammad Syafii kini dilaporkan telah tiba di Posko Operasi SAR, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Pangkep, Senin (19/1) pada pukul 10.13 Wita. Dudy disambut Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, Irjen Djuhandhani Rahardjo Purro, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Danlanud Haaanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto.

Menhub dan Kabasarnas langsung menuju tenda Basarnas dan memeriksa perkembangan operasi SAR. Mereka lalu menggelar pertemuan tertutup yang diikuti Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.