Jalan Poros Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), rawan memicu kecelakaan lalu lintas karena rusak parah. Perbaikan telah dilakukan oleh Satuan Kerja (Satker) Pelaksanan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel, tapi jalan kembali berlubang.
“Pernah perbaikan, ditambal-tambal jalan berlubang sekitar Desember 2025,” ucap seorang warga, Bahtiar kepada infoSulsel, Jumat (16/1/2026).
Kerusakan terjadi mulai dari batas Maros menuju wilayah perkotaan Pangkep. Jalanan itu menghubungkan Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene dan Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene.
Bahtiar yang setiap hari pulang-pergi dari Pangkep ke Maros mengaku sangat terganggu dengan jalan berlubang. Menurutnya, kondisi tersebut mengkhawatirkan jika hujan sebab lubang tertutup air.
“Iye mengganggu sekali lubang di jalan, bikin lambat perjalanan. Apalagi kalau musim hujan, lubang tidak keliatan. Kerusakan jalan sejak awal November sampai sekarang,” ujarnya.
Kondisi ini tak hanya dikhawatirkan pengendara sepeda motor. Salah seorang pengusaha rental mobil di Pangkep, Yuhar mengaku khawatir jika berkendara dengan kondisi jalan yang banyak lubang.
“Meresahkan sekali. Kita khawatir, takut-takut kalau melintas karena banyak karena lubang,” katanya
“Di kota Pangkep, banyak sekali (lubang). Sama dekat batas Pangkep-Maros,” ucapnya.
Dia mengatakan, ban mobilnya pernah pecah saat melintas malam hari di jalan berlubang. Yuhar meminta pemerintah segera memperbaiki jalan rusak tersebut.
“Bulan lalu, pecah bannya mobilku, waktu itu pas malam baru hujan tidak kelihatan lubang karena tertutup air. Semoga segera diperbaiki, bukan cuma ditambal-tambal,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel, Malik mengatakan pihaknya sedang melakukan perbaikan jalan poros di Pangkep. Perbaikan dilakukan dengan penutupan jalan berlubang.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Sementara penutupan jalan berlubang. Sudah tutup lubang juga di Pangkep,” ucapnya.
Dia mengatakan, jalan berlubang di batas Maros-Pangkep sampai di Kota Pangkep juga sedang diperbaiki. Dia mengatakan, jalan berlubang saat ini bukan yang diperbaiki beberapa bulan lalu.
“Di tangani juga ini (di kota Pangkajene). (Yang ditangani ini) lubang-lubang baru,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Jalan Poros Kabupaten Pangkep-Maros rawan memicu kecelakaan lalu lintas karena rusak parah. Sejumlah kendaraan baik motor dan mobil dilaporkan mengalami pecah ban saat melintasi jalanan penuh lubang.
Pantauan infoSulsel di Pangkep, Jumat (16/1) sekitar pukul 14.00 Wita, kerusakan terpantau terjadi mulai dari batas Maros menuju wilayah perkotaan Pangkep. Jalanan itu menghubungkan Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene dan Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene.
Tampak sejumlah titik di ruas jalan berlubang hampir berdekatan hingga ada pula lubang yang digenangi air. Para pengendara motor maupun mobil tampak memelankan laju kendaraannya ketika melintasi jalanan tersebut.
Kerusakan parah banyak terjadi di Kota Pangkajene lantaran lubang yang cukup besar menghiasi jalanan. Di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pangkep, jalanan berlubang terlihat diberi segitiga pembatas jalan sebagai peringatan kepada pengendara.
Dia mengatakan, jalan berlubang di batas Maros-Pangkep sampai di Kota Pangkep juga sedang diperbaiki. Dia mengatakan, jalan berlubang saat ini bukan yang diperbaiki beberapa bulan lalu.
“Di tangani juga ini (di kota Pangkajene). (Yang ditangani ini) lubang-lubang baru,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Jalan Poros Kabupaten Pangkep-Maros rawan memicu kecelakaan lalu lintas karena rusak parah. Sejumlah kendaraan baik motor dan mobil dilaporkan mengalami pecah ban saat melintasi jalanan penuh lubang.
Pantauan infoSulsel di Pangkep, Jumat (16/1) sekitar pukul 14.00 Wita, kerusakan terpantau terjadi mulai dari batas Maros menuju wilayah perkotaan Pangkep. Jalanan itu menghubungkan Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene dan Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene.
Tampak sejumlah titik di ruas jalan berlubang hampir berdekatan hingga ada pula lubang yang digenangi air. Para pengendara motor maupun mobil tampak memelankan laju kendaraannya ketika melintasi jalanan tersebut.
Kerusakan parah banyak terjadi di Kota Pangkajene lantaran lubang yang cukup besar menghiasi jalanan. Di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pangkep, jalanan berlubang terlihat diberi segitiga pembatas jalan sebagai peringatan kepada pengendara.







