Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiagakan 150 personel mengantisipasi banjir dan genangan akibat curah hujan tinggi di Makassar hari ini. Petugas akan disiagakan di titik rawan banjir mulai dari Jalan Pettarani hingga wilayah Paccerakkang.
“Kita sif karena ada juga yang pagi dan yang sore. Kalau pagi kurang lebih 100 anggota satgas, malam sekitar 50 orang. Kalau di pagi yang banyak karena yang melakukan pengerjaan pengerukan sedimen pagi itu yang diarahkan untuk penanganan genangan pagi,” ujar Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Satgas Drainase DPU Makassar Ronny Narra kepada infoSulsel, Kamis (8/1/2026).
Ronny mengatakan personel saat ini kembali standby di posko satgas di Kantor Dinas PU Makassar, Jalan Urip Sumoharjo hingga pukul 14.00 Wita. Personel yang siaga pagi-sore telah melakukan penangan di sejumlah lokasi titik genangan.
“(Genangan sempat terjadi) di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yusuf Dg Ngawing, AP Pettarani, poros Paccerakkang, dan lain-lain,” katanya.
Tim juga saat ini melakukan penyisiran di Jalan Monginsidi, H Bau, Jalan Metro Tanjung Bunga. Tim satgas ini tetap akan bersiaga untuk antisipasi hujan yang bersamaan dengan pasang air laut petang nanti.
“Sudah ada anggota Tim PARITTA (nama Satgas) melakukan penyisiran di Jalan Monginsidi, Jalan Haji Bau, Jalan Metro Tanjung Bunga dan Jalan Jenderal Sudirman. (Satgas sebagian) standby di basecamp untuk mengantisipasi hujan susulan sore nanti bersamaan dengan pasang air laut di jam 06.00 sore nanti,” jelas Ronny.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah dalam menghadapi musim angin kencang dan curah hujan tinggi. Situasi ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.
“Karena ini musim cuaca ekstrem, kepala seluruh SKPD, Kadis, camat dan Lurah hingga RT/RW. Tetap siaga pantau lingkungan sekitar,” kata Appi dalam keterangannya.
Dia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh di tengah meningkatnya intensitas hujan. Appi menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan ada masyarakat yang terdampak langsung tanpa kehadiran dan campur tangan negara.
“Curah hujan tinggi ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Saya minta semuanya jajaran standby, memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak langsung, harus bergerak ada kehadiran Pemerintah,” imbuhnya.







