Seorang lansia sakit sempat terjebak kemacetan demonstrasi massa Luwu Raya di jembatan Baliase, Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibatnya, lansia tersebut terpaksa harus ditandu melewati blokade jalan.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Jembatan Baliase, Kecamatan Mappedeceng, Lutra pada Jumat (23/1/2026) malam. Lansia tersebut terjebak macet saat hendak dilarikan ke RSUD Andi Djemma Masamba.
“Pengakuan keluarganya itu lansia tiba-tiba loyo, jadi mau dibawa ke RSUD Andi Djemma untuk dirawat,” ungkap seorang warga, Andi Muh Qadri kepada infoSulsel, Sabtu (24/1).
Sayangnya, mobil yang membawa lansia tersebut terjebak gegara penutupan jalan. Sehingga, beberapa demonstran inisiatif mengangkat lansia tersebut ke seberang jalan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan ambulans.
“Jadi teman-teman mahasiswa dibantu warga yang angkat ke sebelah sekitar ratusan meter untuk pindah mobil ke ambulans,” ungkapnya.
“Karena saat itu pembatas jalan sulit dibuka karena tertutup pohon tumbang dan bambu, jadi lebih cepat kalau diangkat,” tambahnya.
Qadri menegaskan, tidak ada keributan atau kekacauan terkait kejadian tersebut. Menurutnya, keluarga lansia tersebut telah memahami kondisi ini.
“Saya tekankan juga, jangan sampai ada opini liar yang menyebut bahwa itu buat kegaduhan, sama sekali tidak. Sejak awal warga yang melakukan aksi se-Luwu Raya sepakat untuk melakukan lockdown dan hanya membiarkan ambulans dan orang sakit yang boleh melintas,” ungkapnya.
“Apalagi memang ambulansnya itu sudah menunggu di seberang, jadi cepat sekali penanganannya dan lanjut ke rumah sakit,” tutupnya.
Dalam video beredar, terlihat seorang lansia menggunakan batik dengan rambut putih dipindahkan dari sebuah mobil ke brankar. Kemudian, brankar tersebut ditandu oleh beberapa demonstran melewati kayu yang menutup jalan.
Terlihat pula, lansia tersebut ditandu melewati ban terbakar dan pohon tumbang. Lansia tersebut kemudian dipindahkan ke ambulans untuk melanjutkan perjalanan ke rumah sakit.







