Pemkot Parepare Tunda Rekomendasi Event Baku Tumbuk gegara Berpolemik

Posted on

Pemkot Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluarkan surat penundaan rekomendasi event Baku Tumbuk. Penundaan itu dilakukan gegara event tersebut berpolemik usai diprotes Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare.

Badan Kesbangpol Parepare mengeluarkan surat penundaan rekomendasi event Baku Tumbuk, pada Kamis (15/1/2026). Surat dengan nomor 200.1.3/41/BKBP diteken Kepala Badan Kesbangpol Parepare, Rustan Asta.

“Penundaan ini kami lakukan setelah mencermati situasi terkini yang berkembang di tengah masyarakat adanya keresahan dan/atau pro-kontra atas rencana pelaksanaan kegiatan Parepare Baku Tumbuk Vol 1,” kata Rustan dalam surat tersebut, dikutip infoSulsel, Kamis (15/1).

Saat dikonfirmasi, Rustan membenarkan terkait surat penundaan rekomendasi untuk event Baku Tumbuk. Dia berharap penyelenggara memberikan pemahaman agar tidak salah persepsi.

“Ditunda dulu sambil mensosialisasikan ke masyarakat supaya tidak salah persepsi,” katanya.

Dia juga menanggapi sikap KONI dan cabang olahraga (cabor) kickboxing yang akan mencabut rekomendasinya. Rustan menegaskan Pemkot tidak bisa memberikan rekomendasi jika KONI atau cabor terkait tidak memberi izin.

“Ditunda. Apalagi KONI mau cabut rekomendasinya,” tegasnya.

Sebelumnya Pemkot Parepare mengevaluasi rekomendasi untuk event Baku Tumbuk. Hal itu menyusul sorotan KONI yang menilai event tersebut terkesan melegalkan perkelahian.

“Iya sudah ada rekomendasinya. Tapi kita mau evaluasi kembali karena KONI bilang bahwa tidak terdaftar itu,” kata Rustan Asta kepada infoSulsel, Selasa (13/1).

Di sisi lain, KONI Parepare meminta Kickboxing Indonesia (KBI) membatalkan rekomendasi untuk event Baku Tumbuk Parepare. KONI menyayangkan event tersebut tidak melibatkan pengurus cabor kickboxing.

“Kami akan surati KBI untuk menganulir rekomendasinya. Disesuaikan dengan aturan yang berlaku,” ungkap Ketua KONI Parepare, Fadly Agoes Mante kepada infoSulsel, Kamis (15/1).