Polisi Akan Periksa Anggota TNI Pacar Mahasiswi Unima yang Tewas Tergantung

Posted on

Polisi masih mendalami kasus mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) berinisial EMM yang ditemukan tewas tergantung di kosnya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut). Penyidik kepolisian akan mengambil keterangan anggota TNI yang merupakan pacar EMM.

Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Suryadi mengatakan penyidik akan berkoordinasi dengan pihak Kodam XIII/Merdeka terkait pemeriksaan pacar EMM. Langkah ini dilakukan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku antar institusi.

“Polda Sulut akan melakukan koordinasi dengan Kodam 13/Merdeka untuk mengambil keterangan anggota TNI, selaku pacar korban,” ujar Kombes Suryadi kepada infocom, Minggu (11/1/2026).

Dia menyebut EMM sempat berkomunikasi dengan pacarnya itu pada 29 Desember 2025 atau sehari sebelum korban ditemukan tewas tergantung. Pemeriksaan itu dilakukan untuk melengkapi rangkaian penyelidikan atas kasus kematian korban.

“Pada tanggal 29 Desember 2025 melakukan komunikasi dengan korban,” terang Suryadi.

Diberitakan sebelumnya, penyidik kepolisian memeriksa ayah, ibu, dan dua orang teman korban pada Rabu (7/1). Keterangan terkait kekerasan seksual oknum dosen DM terhadap EMM tersebut diungkap oleh salah satu rekan korban.

“Ada satu saksi memberikan keterangan bahwa, pada tanggal 29 Desember (2025) jam 6 sore, melihat korban (EMM) masuk ke dalam kos sedang menangis dan menegurnya,” ujar Kuasa hukum keluarga korban, Niczem Alfa Wengen kepada wartawan, Rabu (7/1) malam.

Menurut Niczem, pengakuan rekan korban tersebut merupakan fakta baru dalam proses penyelidikan. Dia melanjutkan bahwa saksi sempat mendalami penyebab korban pulang ke kos dalam keadaan menangis, dan saat itulah korban mengaku sempat dibawa ke sebuah pekuburan lalu diturunkan di dekat lorong kos oleh oknum dosen tersebut.

“Saksi bertanya lagi, ‘kenapa kaki kamu ada luka’, lalu korban mengaku oknum dosen itu katanya ingin melakukan perlakuan yang tidak baik saat dirinya dibawa ke suatu pekuburan,” ungkap Niczem.

Selanjutnya, polisi memeriksa oknum dosen DM yang diduga melecehkan EMM. Namun dari hasil pemeriksaan, DM membantah telah melecehkan korban.

“Sudah diperiksa. Sementara dosen DM tidak mengakui,” ungkap Kombes Suryadi, Minggu (1/11).

Diketahui, korban EMM ditemukan tewas tergantung di indekosnya di Kecamatan Tomohon Tengah pada Selasa (30/12/2025). Korban ternyata meninggal surat yang ditujukan kepada Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima, Aldjon Dapa terkait dugaan pelecehan yang dialaminya.