Presiden Prabowo Diharap Groundbreaking Stadion Sudiang Makassar Januari 2026

Posted on

Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditargetkan dimulai Januari 2026 setelah dilakukan penandatanganan kontrak pengerjaan. Presiden Prabowo Subianto diharapkan menghadiri groundbreaking proyek strategis senilai Rp 674,9 miliar ini.

“Iya artinya kita berupaya untuk bisa hadir RI-1 (Presiden) dalam groundbreaking,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman kepada infoSulsel, Jumat (2/1/2026).

Suherman menuturkan, rencana itu akan dibahas lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) pada Senin (5/1). Pertemuan itu juga memastikan tanggal pelaksanaan groundbreaking.

“Nanti kita coba secepatnya ketemu KemenPU. Kalau bisa pas masuk kerja hari pertama 2026 hari Senin (5/12), kita sudah bisa ketemu KemenPU, kita bahas kerja groundbreaking kapan waktunya,” tuturnya.

Suherman mengaku Pemprov Sulsel pada dasarnya sudah siap untuk groundbreaking digelar secepatnya. Kini sisa menunggu kepastian jadwal dari pusat karena proyek ini dibiayai APBN.

“Jadi tinggal tunggu waktu saja dari pusat kapan dia setujui. Yang jelas kita sudah siap, kapan saja disetujui oleh KemenPU. Semoga secepatnya di bulan ini,” kata Suherman.

Suherman mengaku turut menghadiri penandatanganan kontrak stadion berkapasitas 27.000 penonton ini. Dia optimis Sulsel segera memiliki stadion yang ditargetkan rampung 2027.

“Alhamdulillah sudah selesai semua kontrak, saya hadir sama-sama mereka saat kontrak proyek, intinya sudah jelas, Stadion Sudiang bertaraf internasional sudah akan kita miliki,” paparnya.

Suherman juga menanggapi kekhawatiran terkait kemungkinan proyek tersebut mangkrak seperti Stadion Barombong. Dia menegaskan hal itu tidak akan terjadi karena pembangunan stadion ini sepenuhnya menggunakan APBN.

“Saya yakin tidak (akan mangkrak), ini kan APBN semua dan anggarannya sudah ada. Kita doakan saja semua berjalan dengan baik,” tegas Suherman.

Dia menegaskan, anggaran Stadion Sudiang berbeda dengan Barombong. Stadion Barombong saat dibangun pembiayaannya berasal dari APBD dan APBN serta dilakukan secara bertahap.

“Kalau di (Stadion) Barombong itu kan karena ada APBD, ada APBN juga dan bertahap, kalau ini satu proyek satu kali jalan. Kita berdoa tidak ada masalah sampai jadi stadion,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, KemenPU melalui Satker Prasarana Strategis Sulsel melakukan penandatanganan kontrak dengan PT Waskita Karya untuk konstruksi Stadion Sudiang Makassar pada Selasa (30/12). Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan stadion berstandar internasional tersebut.

PT Waskita Karya memenangkan tender proyek Stadion Sudiang dengan harga penawaran dan nilai terkoreksi Rp 637.155.613.120,00 (Rp 637 M). Proyek ini sebelumnya dianggarkan dengan pagu Rp 674.952.980.000,00 (Rp 674,9 M).

“Iya sudah kemarin tanggal 30 (Desember penandatanganan kontrak konstruksi Stadion Sudiang),” ucap Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Iwan kepada infoSulsel, Rabu (31/12).