Pria Tewas di Masjid Pangkep Sempat Terekam CCTV Dibawa 7 Orang Naik Pete-pete

Posted on

Warga Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas yang tergeletak di sebuah halaman masjid. Korban sempat terekam kamera CCTV diantar oleh 7 orang menggunakan mikrolet atau pete-pete.

“Benar ada penemuan mayat pria di halaman masjid Raodah Tuljannah, Kecamatan Ma’rang. Pada diri korban tidak ditemukan identitas pengenal,” kata Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Muhammad Saleh kepada infoSulsel, Selasa (6/1/2026).

Jenazah korban ditemukan di halaman Masjid Raodah Tuljannah, Kampung Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (6/1) sekitar pukul 04.30 Wita. Saleh mengatakan berdasarkan rekaman CCTV masjid pada pukul 00.35 Wita, korban dalam keadaan sadar dibawa dengan mikrolet oleh 7 orang pria.

“Korban yang masih dalam keadaan sadar dibawa oleh 7 orang yang tidak diketahui identitasnya ke teras mesjid Raodah Tuljannah dengan menggunakan mobil mikrolet warna biru. Korban dipapah 2 orang dan seorang membawa kopernya” ucapnya.

Dari rekaman CCTV tersebut, pada pukul 01.20 Wita, korban sempat duduk di teras dengan menggunakan sarung tanpa memakai baju. Korban kemudian tiba-tiba jatuh tersungkur dengan posisi wajah terbentur ke lantai.

Saleh menuturkan, korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 04.30 Wita dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung melaporkan kejadian ini ke polisi. Jenazah korban lalu dievakuasi ke RSUD Batara Siang.

“Pukul 07.00 Wita jenazah tiba di RS Batara Siang untuk dilakukan visum et refertum,” katanya.

Dia menambahkan, korban mengalami luka di bagian wajah yang diduga akibat terjatuh. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

“Ada luka di wajah korban, diduga saat terjatuh di teras masjid. Namun kita tetap akan autopsi terhadap jenazah,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada warga yang kehilangan keluarga agar melaporkannya. Polisi juga masih mencari mobil pete-pete yang membawa korban ke masjid sebelum ditemukan tewas.

“Kalau ada yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri korban untuk melapor ke Polres Pangkep. Dalam kopernya ada pakaian dilipat rapi, ada juga rompi parkir dan obat-obatan,” paparnya.

“Kami mencari mobil mikrolet berwarna biru tersebut,” lanjut Saleh.