Putri Dakka Klaim Masih Kader NasDem, Berpeluang Gantikan RMS di DPR?

Posted on

Putriana Hamda Dakka alias mengklaim tidak pernah mundur atau dipecat sebagai kader NasDem menjelang pengusulan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI Rusdi Masse Mappasessu (RMS). Putri Dakka lantas menyinggung soal peluangnya menggantikan RMS setelah menjadi salah satu peraih suara terbanyak di Pileg 2024 Daerah Pemilihan (Dapil) III Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Saya tidak pernah mundur dari partai Nasdem, tidak pernah menandatangani surat pengunduran diri, satu. Saya juga tidak pernah terima surat pemecatan. Kemudian ketiga, saya tidak pernah pindah partai,” tegas Putri Dakka kepada infoSulsel, Minggu (25/1/2026).

Putri Dakka mengaku tidak pindah partai meski sempat mendapat rekomendasi atau B1 KWK dari PDIP dan PAN agar bisa bertarung di Pilkada Palopo 2024 lalu. Dia maju menjadi calon wali kota Palopo dari partai lain setelah tidak diusulkan NasDem.

“Saya hanya diberikan B1 KWK untuk maju berlayar sebagai calon wali kota pada saat itu. Jadi, tidak pernah (mundur dan dipecat dari NasDem),” jelasnya.

Dia mengaku heran dengan wacana yang berkembang soal dirinya mundur atau dipecat dari NasDem. Putri Dakka berdalih mendapat rekomendasi PAN dan PDIP saat maju Pilkada Palopo 2024 bukan berarti mengharuskannya mundur dari NasDem.

“Pilkada kan sudah selesai semua. Kenapa tidak isunya juga pindah ke PAN? Saya kan terima juga rekomendasi dari PAN. Saya juga terima rekomendasi dari PDI,” ucap Putri Dakka.

Kendati demikian, dia tak menjawab dengan gamblang apakah berhak menjadi PAW dari RMS yang otomatis mundur dari DPR usai hengkang dari NasDem. Dia hanya menjawab politis bahwa jabatan seseorang sudah ditakdirkan.

“Kalau merasa berhak, saya juga tidak pernah berpikir. Ya, kembali ke garis tangan saja, kembali garis tangan. Saya itu tidak pernah berpikir sesuatu hal yang memang belum di genggaman,” paparnya.

Terkait kabar DPW NasDem Sulsel akan mengusulkan nama lain dalam proses PAW, Putri Dakka mengaku tidak mengetahui informasi tersebut. Dia hanya menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme sesuai aturan berlaku.

“Kalau memang PAW itu bisa diusul, ya kembali lagi ke garis tangan. Saya mengikuti saja prosedur dan ritmenya,” tambah Putri Dakka.

Dia juga belum mau berspekulasi soal kemungkinan menempuh jalur gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila tidak diusulkan. Putri Dakka belum mengambil sikap apa pun sampai melihat perkembangan ke depan.

“Yang jelas kalau untuk persoalan-masalah PAW, saya itu tidak ingin berkomentar terlalu jauh. Saya hanya berbahasa bahwa kembali kalau memang garis tangan ya tidak kemana. Rezeki sudah tertakar dan tidak akan pernah tertukar,” jelasnya.

Berdasarkan data resmi KPU pada Pileg 2024, Partai NasDem di Dapil III Sulsel memperoleh 389.947 suara sah. NasDem sempat meloloskan dua kadernya di DPR RI, yakni RMS dengan 161.301 suara dan Eva Stevany Rataba dengan 73.910 suara yang masih bertahan.

Sementara Putri Dakka meraih 53.700 suara. Setelah itu disusul Aslam Patonangi dengan 43.580 suara, dan Hayarna Hakim 29.162 suara, M Judas Amir 12.669 suara, dan Nicodemus Biringkanae 4.908 suara.

Berdasarkan aturan, jika kursi dewan kosong maka yang berhak menggantikannya adalah caleg peraih suara terbanyak di urutan berikutnya dalam daftar calon dari partai dan dapil yang sama. Dengan begitu, Putri Dakka berpotensi menggantikan RMS sebagai peraih suara terbesar ketiga Pileg 2024 Dapil III, itupun jika Putri Dakka masih berstatus kader NasDem.

Putri Dakka tidak merinci statusnya di NasDem meski mengklaim masih berstatus kader dan tidak mengundurkan diri. Kendati begitu, posisinya sebagai ketua NasDem Luwu Utara, sudah digantikan oleh Hamka Muslimim mengacu dari SK DPP NasDem nomor 244-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2024.

“Itu kan beredar bahwa saya pindah partai, masa saya tidak punya etika untuk mengundurkan diri. Masa saya pergi ataupun mau berpindah, kemudian saya menyeberang begitu saja,” jelas Putri Dakka.

Wartawan infoSulsel telah mengkonfirmasi Sekretaris DPW NasDem Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu terkait proses PAW RMS. Namun Cicu enggan memberi tanggapan soal nama yang berpotensi diusulkan, termasuk terkait status Putri Dakka di NasDem.

Sebelumnya diberitakan, Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem, Ahmad Sahroni, mengatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rusdi Masse Mappasessu telah mengundurkan diri sebagai anggota DPR. Rusdi juga mengundurkan diri dari Partai NasDem.

“Sudah awal Januari 2026,” kata Sahroni dilansir dari infoNews saat menjawab pengunduran diri Rusdi Masse dari NasDem, Kamis (22/1).

Sahroni mengatakan RMS otomatis mengundurkan diri dari posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kendati demikian, ia menyebut keputusan terkait pengunduran diri Rusdi Masse ini ada di tangan DPP.

“Benar sekali (mundur dari DPR). Semua keputusan dari DPP NasDem,” ucap Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI ini.

Siapa Calon Pengganti RMS?

RMS Mundur dari Nasdem-Anggota DPR

Berdasarkan data resmi KPU pada Pileg 2024, Partai NasDem di Dapil III Sulsel memperoleh 389.947 suara sah. NasDem sempat meloloskan dua kadernya di DPR RI, yakni RMS dengan 161.301 suara dan Eva Stevany Rataba dengan 73.910 suara yang masih bertahan.

Sementara Putri Dakka meraih 53.700 suara. Setelah itu disusul Aslam Patonangi dengan 43.580 suara, dan Hayarna Hakim 29.162 suara, M Judas Amir 12.669 suara, dan Nicodemus Biringkanae 4.908 suara.

Berdasarkan aturan, jika kursi dewan kosong maka yang berhak menggantikannya adalah caleg peraih suara terbanyak di urutan berikutnya dalam daftar calon dari partai dan dapil yang sama. Dengan begitu, Putri Dakka berpotensi menggantikan RMS sebagai peraih suara terbesar ketiga Pileg 2024 Dapil III, itupun jika Putri Dakka masih berstatus kader NasDem.

Putri Dakka tidak merinci statusnya di NasDem meski mengklaim masih berstatus kader dan tidak mengundurkan diri. Kendati begitu, posisinya sebagai ketua NasDem Luwu Utara, sudah digantikan oleh Hamka Muslimim mengacu dari SK DPP NasDem nomor 244-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2024.

“Itu kan beredar bahwa saya pindah partai, masa saya tidak punya etika untuk mengundurkan diri. Masa saya pergi ataupun mau berpindah, kemudian saya menyeberang begitu saja,” jelas Putri Dakka.

Wartawan infoSulsel telah mengkonfirmasi Sekretaris DPW NasDem Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu terkait proses PAW RMS. Namun Cicu enggan memberi tanggapan soal nama yang berpotensi diusulkan, termasuk terkait status Putri Dakka di NasDem.

Sebelumnya diberitakan, Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem, Ahmad Sahroni, mengatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rusdi Masse Mappasessu telah mengundurkan diri sebagai anggota DPR. Rusdi juga mengundurkan diri dari Partai NasDem.

“Sudah awal Januari 2026,” kata Sahroni dilansir dari infoNews saat menjawab pengunduran diri Rusdi Masse dari NasDem, Kamis (22/1).

Sahroni mengatakan RMS otomatis mengundurkan diri dari posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kendati demikian, ia menyebut keputusan terkait pengunduran diri Rusdi Masse ini ada di tangan DPP.

“Benar sekali (mundur dari DPR). Semua keputusan dari DPP NasDem,” ucap Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI ini.

Siapa Calon Pengganti RMS?

RMS Mundur dari Nasdem-Anggota DPR