Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) akan dibangun di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel). Sekolah tersebut nantinya akan menampung 100 siswa miskin yang ada di Luwu Utara.
Hal tersebut disampaikan Bupati Andi Abdullah Rahim usai menghadiri peresmian 166 SRT di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Menurutnya, pembangunan SRT permanen akan berjalan tahun ini di Lutra.
“Kami berkomitmen menghadirkan dan menyukseskan program ini di Luwu Utara, kami telah menyiapkan lahan untuk pembangunan SRT permanen dengan siswa SR berjumlah 100 orang dari keluarga yang tidak mampu,” ujar Andi Rahim kepada infoSulsel, Senin (12/1).
Andi Rahim menyebut sekolah rakyat tersebut akan dibangun di Desa Kamiri, Kecamatan Masamba. Dia mengungkapkan, SRT mampu menjadi jembatan bagi anak dari keluarga miskin di Lutra untuk meraih mimpinya.
“Di sinilah anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrim kembali bermimpi, orang tua bangkit dan berdaya, serta insyaallah masa depan bergerak ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
“Masa depan itu tidak ditunggu, tapi disiapkan, dirawat dan diperjuangkan hari ini,” tambahnya.
Andi Rahim menambahkan SRT mampu menjadi lompatan awal kemajuan cara berpikir generasi Lutra pada masa yang akan datang. Dia menyebut jalan terbaik menuju kesuksesan hanyalah dengan pendidikan.
“Ini ikhtiar, semoga kelak kita bisa memutus rantai kemiskinan di Luwu Utara, SRT membuka akses belajar yang setara, memberi ruang anak untuk bertumbuh dengan harapan, pengetahuan dan kepercayaan diri,” tutupnya.







