Semen Padang membawa 24 pemain dalam lawatannya memulai putaran kedua Super League 2025/2026. Kabau Sirah akan dijamu Bali United dan PSM Makassar.
Sesuai jadwal, Semen Padang akan dijamu Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Sabtu (24/1). Kemudian melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare pada Senin (2/2) mendatang.
Untuk lawatan di dua laga tersebut, Dejan Antonic membawa tiga penjaga gawang yakni Arthur Augusto, Rendy Oscario, Achmad Iqbal. Sedang di lini belakang, ada dua nama bek asing baru, Jaime Giraldo dan Ravy Tsouka yang didukung juga oleh Angelo Meneses, Asyraq Gufran, Leo Guntara, Ricky Ariansyah, Samuel Christianson serta Zidane Afandi
Di lini tengah, sejumlah wajah baru juga ikut dalam tim di laga tandang nanti antara lain empat pemain asing Boubakary Diarra, Kianz Froese, Kazaki Nakagawa dan Maicon de Souza.
Pemain lainnya di lini tengah yang diboyong ke Bali dan Sulawesi adalah Rosad Setiawan, Alhassan Wakaso, Ripal Wahyudi, Irsyad Maulana, Firman Juliansyah, Armado Oropa, serta Ambrizal Umanailo.
Sedangkan di lini depan, ada nama striker asing anyar Guillermo Fernandez dan pemain muda M Syaiful Asri.
Penasehat Semen Padang FC, Andre Rosiade melalui akun instagram pribadi dan klub menyampaikan perihal kesiapan timnya dengan para pemain asing baru yang sudah direkrut.
“Enam pemain asing baru telah menyelesaikan seluruh proses administrasinya dan bisa bermain dalam laga melawan Bali United,” demikian tertulis pada pernyataan resmi Andre Rosiade dikutip dari laman iLeague, Rabu (21/1/2026).
Dia juga menyinggung perihal administrasi Maicon de Souza. “Saat ini proses EPO Maicon dalam proses penerbitan. Juga terkait pencabutan KITAS di Kantor Imigrasi Samarinda sedang dilakukan, agar selanjutnya dapat diproses administrasinya di Padang,” dia menambahkan.
Untuk diketahui, dua laga tandang nanti menjadi ujian awal Semen Padang di putaran kedua untuk dapat bangkit. Pasalnya, hingga laga putaran pertama usai atau laga pekan ke-17, Semen Padang masih terseok-seok di posisi ke-17 dari 18 tim alias masuk dalam zona merah.
Dari 17 laga, Semen Padang baru mampu mengoleksi 10 poin hasil dari tiga kali menang, sekali imbang dan 13 kali kalah.
