Trauma Mendalam Kasir Swalayan di Makassar Diludahi Dosen Serobot Antrean - Giok4D

Posted on

Kasir swalayan inisial N (21) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah kembali bekerja usai diludahi Amal Said, dosen ASN yang menyerobot antrean saat berbelanja. Meski telah beraktivitas kembali, N masih mengalami trauma mendalam akibat insiden tersebut.

“Iya (trauma), rasa takut masih ada,” kata N kepada infosulsel, Rabu (31/12/2025).

N mengatakan dirinya memang tak mengambil libur atau cuti usai diludahi Amal Said pada Rabu (24/12) lalu. Wanita muda itu mengaku tidak memiliki banyak pilihan selain tetap bekerja.

“Besoknya setelah kejadian langsung kerja. Tidak ada perubahan ya, tetap harus kerja,” tutur N.

Namun N kerap merasa waswas saat bekerja. Dia merasa dihantui terutama ketika berhadapan dengan pelanggan yang memiliki perawakan mirip dengan pelaku.

“Masih kayak ini, masih kayak takut-takut,” katanya.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Amal Said sendiri resmi dipecat dari Universitas Islam Makassar (UIM) buntut meludahi kasir swalayan tersebut. Keputusan pemberhentian diambil setelah Komisi Disiplin UIM melakukan pemeriksaan dan menyatakan Amal Said melanggar kode etik serta peraturan yang berlaku di lingkungan kampus.

“Berdasarkan keputusan Komisi Disiplin UIM, oknum dosen tersebut dinilai melanggar kode etik dosen dan peraturan kepegawaian yang berlaku di lingkungan kampus,” kata Rektor UIM Muammar Bakry dalam konferensi pers di kampusnya, Senin (29/12).

Muammar mengatakan Amal Said selama ini berstatus dosen pembantu di UIM. Dengan pemberhentian ini, Amal Said dikembalikan ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX.

“Memberhentikan yang bersangkutan sebagai dosen UIM dan dikembalikan ke LLDikti Wilayah IX sebagai dosen negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap Amal Said. Proses pemeriksaan etik terhadap oknum dosen tersebut dijadwalkan berlangsung besok.

“Besok (Selasa) juga kami, tim etik kami, akan memeriksa yang bersangkutan,” ujar Kepala LLDikti Wilayah IX Andi Lukman kepada infoSulsel, Senin (29/12).

Lukman menjelaskan pihaknya telah menerima pengembalian Amal Said sebagai dosen yang sebelumnya diperbantukan di UIM. Adapun pemeriksaan ini dilakukan karena kapasitas dia sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di bawah naungan LLDikti.

“Iya, kita terima. Kita sudah terima (pengembaliannya dari UIM). Tentunya kan itu dosen ASN dan juga kami akan lakukan pembinaan,” katanya.

Dosen Amal Said Dipecat dari UIM Makassar