Wali Kota Kendari Minta 976 Ketua RT/RW Responsif Layani Kebutuhan Warga

Posted on

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengukuhkan 976 ketua RT dan RW di , Sulawesi Tenggara (Sultra). Siska meminta seluruh RT dan RW memaksimalkan pelayanan serta peka terhadap kebutuhan masyarakat.

Pengukuhan Ketua RT dan RW se-Kota Kendari digelar di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (7/1/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Pemilihan Serentak RT/RW yang dilaksanakan pada Desember 2025.

“Pengukuhan ini menandai dimulainya masa pengabdian Ketua RT dan RW hasil pemilihan serentak yang akan bertugas selama lima tahun ke depan,” kata Siska dalam keterangannya.

Siska menegaskan, ketua RT dan RW memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat. Peran tersebut membuat RT dan RW menjadi ujung tombak pemerintahan di tingkat lingkungan.

“RT dan RW adalah perpanjangan tangan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan warga,” ujarnya.

Siska meminta para ketua RT dan RW menjalankan tugas pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab. Dia menekankan pentingnya kepedulian dan kepekaan sosial dalam menjalankan amanah.

“Bapak dan ibu bertugas memberikan pelayanan, menjaga ketertiban, dan memastikan persoalan warga dapat tertangani,” ujarnya.

Berdasarkan data Pemkot Kendari, ketua RT yang dikukuhkan berjumlah 736 orang dan ketua RW sebanyak 240 orang. Mereka tersebar di 43 kelurahan yang berada di 11 kecamatan.

“Sebagian wilayah lainnya belum melaksanakan pemilihan karena masa jabatan masih berjalan atau terkendala teknis,” jelas Siska.

Dia juga menekankan peran RT dan RW dalam pendataan warga serta pengurusan administrasi kependudukan. Menurutnya, akurasi data sangat menentukan keberhasilan program pemerintah.

“RT dan RW harus aktif mendata warganya dan membantu pengurusan administrasi,” tambah Siska.

Selain itu, RT dan RW diminta cepat merespons kondisi sosial masyarakat di lingkungannya. Setiap persoalan warga harus segera dikoordinasikan dengan pemerintah kelurahan.

“Kalau ada warga sakit, tidak mampu, atau butuh bantuan mendesak, segera laporkan ke lurah,” ucap Siska.

Pemkot Kendari akan melakukan evaluasi kinerja RT dan RW secara berkala. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.

“Kami memiliki kewenangan melakukan pergantian jika RT atau RW tidak menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Siska juga mengajak seluruh RT dan RW mendukung agenda besar Kota Kendari sepanjang 2026. Salah satunya menjadikan Kendari sebagai tuan rumah forum internasional UCLG ASPAC dan HUT Kota Kendari ke-195.

“Keberhasilan agenda besar ini sangat bergantung pada peran RT dan RW di lapangan. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal,” pungkasnya.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi