Polisi Bangun Tanggul Darurat Cegah Banjir Susulan di Halmahera Utara

Posted on

Polisi membangun tanggul darurat untuk mencegah banjir susulan yang terjadi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Hal ini dilakukan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi.

Tanggul darurat itu dibangun di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, pada Selasa (13/1/2026). Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu mengatakan, pembangunan tanggul ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kehadiran Polri di lokasi bencana bukan sekadar formalitas. Anggota kami di lapangan, bersama rekan TNI dan instansi terkait, tetap bekerja meski hujan turun deras sejak pagi,” ujar Erlichson dalam keterangannya, Rabu (14/1).

Dia mengungkap, pembangunan tanggul darurat itu adalah inisiatif dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait. Apalagi sungai di desa tersebut mulai kembali meluap akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin (12/1).

“Saat air sungai meluap dan mengancam pemukiman, tanpa menunggu lama, personel langsung berinisiatif membuat tanggul darurat,” ungkapnya.

Menurutnya, aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami bencana. Dia juga memuji aksi yang ditunjukan para personel yang terlibat dalam pembangunan tanggul darurat itu.

“Ini adalah wujud kehadiran negara. Kami melihat anggota di lapangan basah kuyup, bahkan harus berhadapan dengan arus air yang cukup deras, namun mereka tidak berhenti,” jelasnya.

Dia mengungkapkan petugas di lapangan sempat mengalami kesulitan dalam proses pembersihan pascabanjir. Hal itu lantaran kurangnya alat berat untuk mengangkut material sisa banjir.

“Sambil menunggu solusi teknis alat berat, tenaga dan otot personil kami dedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat Doitia,” imbuhnya.

Lebih lanjut Erlichson mengatakan warga yang rumahnya terdampak banjir telah dievakuasi ke posko penanggulangan bencana. Bantuan pangan juga telah diberikan kepada warga terdampak.

“Warga yang rumahnya terdampak banjir langsung dievakuasi ke kamp Posko Penanggulangan Bencana yang terletak di dataran yang lebih tinggi dan aman,” pungkasnya.