PSM Makassar tidak menggebu-gebu dalam bursa pemain paruh musim Super League 2025/2026. Hal itu seiring tim Juku Eja yang masih dalam status disanksi FIFA terkait larangan transfer.
Jendela transfer pemain paru musim sudah dibuka sejak 10 Januari lalu dan akan berakhir pada 6 Februari 2026. Beberapa klub mulai mengumumkan rekrutan baru guna memperkuat skuad yang ada.
Persik menjadi tim Super League yang aktif di bursa paruh musim. Tim Macan Putih bahkan memboyong mantan pemain Arsenal, Jon Toral.
Persijap Jepara juga menjadi tim yang aktif di bursa transfer dengan merekrut 6 pemain baru. Empat diantaranya pemain asing, yakni Aly Ndom (Pacific FC), Jose Luis Espinosa (Mumbai City), Iker Guarrotxena dan Borja Herrera dari FC Goa.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan PSM Makassar yang akan jadi lawan selanjutnya oleh Persijap Jepara. Duel Persijap Vs PSM menjadi laga pembuka putaran kedua yang dimainkan pada Sabtu (24/1) mendatang.
Sejauh ini PSM belum merekrut satu pun pemain baru. Padahal sudah ada 3 pemain yang dilepas dengan status pinjaman, yakni Muh Ardiansyah ke Persijap dan Karel Iek serta Arham Darmawan ke Persipal Palu.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim mengatakan PSM akan merekrut pemain baru di bursa transfer paruh musim kompetisi Super League 2025/2026. Pemain baru yang direkrut mulai dari asing maupun lokal.
“Ada (pemain baru). Tunggu saja pengumuman resminya,” ungkap Sulaiman Abdul Karim kepada infoSulsel, Jumat (16/1).
“Bisa lokal, bisa asing. Nanti pi posisinya dan berapa pemain,” tambahnya.
Untuk diketahui, PSM sejauh ini memang belum bisa mendaftarkan pemain baru lantaran masih berstatus disanksi FIFA terkait larangan transfer. Penyebabnya diduga sengketa tunggakan gaji dengan mantan pemainnya.
Dilihat infoSulsel di laman resmi FIFA, Minggu (18/1/2026), satu sanksi untuk PSM Makassar berupa larangan transfer pemain telah dicabut. Meski sanksi lama telah dicabut, PSM kembali mendapat hukuman oleh FIFA pada Jumat (9/1).
