Nisfu Syaban merupakan salah satu waktu yang istimewa dalam Islam. Tidak heran jika banyak yang mencari informasi kapan Nisfu Syaban 2026.
Disadur dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Puspa Swara dan Ibnu Watiniyah, keistimewaan Nisfu Syaban telah disebutkan dalam beberapa hadits, salah satunya hadits riwayat ath-Thabrani dan Ahmad. Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam Nisfu Syaban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing).”
Oleh karena itu, Nisfu Syaban menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk membanyak amalan ibadah. Lantas, kapan Nisfu Syaban 2026?
Simak konversinya dalam kalender Masehi berikut berserta amalan yang dianjurkan!
Nisfu Syaban merupakan pertengahan bulan Syaban yang jatuh pada tanggal 15. Meskipun demikian, penanggalan tersebut berbeda dengan kalender Masehi.
Oleh karena itu, untuk mengetahui kapan Nisfu Syaban 2026, umat lslam perlu melakukan konversi dari kalender Hijriah ke Masehi. Di Indonesia, penanggalan Hijriah mengacu pada kalender yang diterbitkan oleh Kementerian Agama dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dari Muhammadiyah.
Mengacu pada kedua sumber tersebut, Nisfu Syaban bertepatan dengan tanggal 3 Februari 2026. Namun, perlu diketahui bahwa pergantian hari pada kalender Hijriah terjadi saat memasuki waktu Maghrib.
Dengan demikian, malam Nisfu Syaban 2026 dimulai pada waktu Maghrib tanggal 2 Februari.
Memasuki bulan Syaban 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan. Berikut ini beberapa amalan yang disadur dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
Berdoa pada malam Nisfu Syaban merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Adapun salah satu doa yang sering dikutip oleh para ulama pada momen ini, yaitu sebagai berikut:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَتِي فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِي، وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَأَعْطِنِي سُؤَلِي، وَتَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاشِرُقَلْبِيْوَيَقِيْنَا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَا يُصِيبُنِي إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَرَضِنِي بِقَضَائِكَ.
Arab Latin: Allaahumma innaka ta’lama sirrii wa ‘alaaniyati faqbal ma’dzirati, wata’lamu haajatii fa’thinii suaa-li, wata’lamu maa fii nafsii faghfir lii dzambii. Allaahumma innii as-aluka imaanan yubasyiru qalbii wa yaqiinan shaadiqan hattaa a’lamu annahu laa yushiibunii illaa maa katabta lii waraddanibiqadhaa-ik
Umat Islam juga sangat dianjurkan untuk membaca surat Yasin tiga kali secara berturut-turut pada Nisfu Syaban. Surat tersebut dibacakan setelah salat Maghrib dan lebih utamanya dilakukan secara bersama-sama.
Menurut banyak ulama, puasa pada Nisfu Syaban hukumnya adalah sunnah. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:
“Jika tiba waktu malam Nisfu Syaban, maka beribadahlah di malamnya dan berpuasalah di siangnya,”
Nah, itulah informasi mengenai kapan Nisfu Syaban beserta amalannya. Semoga membantu!
